Lompat ke isi utama
Beberapa anggota komunitas motor roda tiga berfoto bersama di Temu Inklusi 2018

Komunitas Motor Turut Meramaikan Kegiatan Temu Inklusi 2018

 

Komunitas Motor Turut Meramaikan Kegiatan Temu Inklusi 2018

Solider.id, Gunungkidul- Luar biasa. Begitulah kira-kira ungkapan yang tepat untuk menggambarkan semangat teman-teman dari komunitas Diffable Motorcyclist Community (DMC). Komunitas motor beroda tiga yang didirikan tahun 2015 ini turut meramaikan seminar dan bazar pada rangkaian kegiatan Temu Inklusi di Desa Plembutan, Gunung Kidul, Yogyakarta.

Saat temu inklusi berlangsung, terlihat DMC menempati salah satu stand bazar yang terletak di barat panggung. Iswanto, Koordinator kegiatan dan Bendahara DMC, mengatakan pada awalnya DMC hanya sekadar sekumpulan orang-orang yang mempunyai motor roda tiga dan sering mengadakan Event bareng seperti touring dan lain lain “Anggotanya difabel semua” Ujar Iswanto kepada kami

Iswanto juga menjelaskan mengenai variasi motor yang dipakai di DMC. Menurutnya rata-rata motor di DMC memakai sespan. Perbedaan hanya terletak di variasi motornya “Misalnya tingkat ukuran, besar-kecilnya, panjang-pendeknya lalu modifikasinya” Terangnya. Tetapi pada intinya, beliau menegaskan, motor mereka selalu memakai sespan.

Lebih lanjut menurut Iswanto, jumlah anggota  DMC ini lebih dari 200 orang yang tersebar di DIY dengan anggota aktif paling banyak di Sleman “ Ya, yang lain juga aktif, cuman yang paling sering mengadakan Event-event dari sleman” Tutur Iswanto. Jenis kegiatan yang diselenggarakan DMC, lanjut Iswanto, meliputi menghadiri sebuah kegiatan dan pembuatan sim untuk difabel

Di sela-sela wawancara, kami juga beberapa kali terlibat obrolan mengenai Event dengan Waluyo Madu, selaku Ketua DMC. Waluyo menuturkan, DMC pernah ikut berpartisipasi pada acara Hari Disabilitas Internasional (HDI) yang diselenggarakan di Prambanan. “Saat itu mengerahkan 500 personel” Ungkap Beliau. Waluyo serta Iswanto pun berharap agar komunitas ini tidak hanya berada di DIY, Namun juga tersebar di seluruh Indonesia “Mungkin suatu saat bisa ada kopdarnya” Tutur Iswanto

Kegiatan Temu Inklusi merupakan kegiatan yang diadakan Sasana Inklusi dan Gerakan Advokasi Difabel (SIGAB) bekerjasama dengan pemerintah masyarakat setempat. Untuk tahun ini, SIGAB mengusung tema Menuju Indonesia Inklusi 2030 Melalui Inovasi Kolaboratif. Kegiatan  kali ini rencananya akan berlangsung mulai tanggal 22-25 Oktober 2018 dan dihadiri oleh difabel dari seluruh penjuru Indonesia. [Muh. Zaki]

The subscriber's email address.