Lompat ke isi utama
suasana saat belajar bahasa isyarat

Decop Sosialisasikan Bahasa Isyarat Pada Warga Pati

Solider.id, Pati – Komunitas tuli di Pati yang tergabung dalam Decop (Deaf Community of Pati) mensosialisasikan bahasa isyarat pada masyarakat Pati di pasar pragolo, Jumat (03/08). Dalam sosialisasi ini, Decop memasang banner dan selebaran yang gambarnya tentang bahasa isyarat, untuk memudahkan masyarakat Pati belajar bahasa isyarat. Bahasa isyarat yang disosialisasikan Decop yaitu Bisindo (Bahasa Isyarat Indonesia).

Andhika Aminuddin selaku ketua Decop menjelaskan sosialisasi bisindo ini agar masyarakat dapat berkomunikasi juga dengan teman-teman tuli dan para tuli di Pati bisa lebih mudah untuk berkumpul dan berkomunikasi dengan warga.

“Tujuannya disini agar masyarakat bisa memakai bahasa isyarat saat berkomunikasi dengan teman-teman tuli.” Ujar Dhika panggilan akrabnya.

Ia menambahkan jika Decop sudah melakukan sosialisasi ini beberapa kali, dan respon masyarakat di Pati sangat baik.

“Masyarakat senang dan mau berusaha untuk belajar bahasa isyarat guna komunkasi dengan teman-teman tuli.” Ucap Dhika.

Selain itu, ada beberapa kendala yang dialami oleh Decop yaitu pada komunikasi dengan orang-orang yang belajar bisindo.

“Karena mengajarkan orang pertama kali, kami sulit untuk mengajarkan pertama kali yang harus pakai dengan bahasa oral, lebih baik menggunakan bahasa isyarat atau tulisan dari pada bahasa oral.” Tukasnya.

Sementara itu, Dewi, salah satu warga yang belajar bisindo dengan decop mengaku senang karena mengenal bahasa teman-teman tuli.

“Bahasa seperti ini perlu disosialisasikan terus agar masyarakat tahu bahasa isyarat dan bisa berkomunikasi dengan orang tuli, karena disini yang dikenalkan bisindo sedangkan di sekolah bahasa sibi, lebih mudah bisindo dibanding sibi.” Kata Dewi.

Selain itu, ia juga menambahkan lebih baik bisindo dan sibi di pelajari semua, yang penting bisa berkomunikasi dengan orang-orang tuli.

Sementara itu, bagi Ari yang juga belajar bahasa isyarat sangat senang mempelajarinya. “Sulit atau tidaknya dalam belajar bahasa isyarat itu tergantung pada kita mau belajar atau tidak, jika tidak mau belajar ya memang sulit.”   

Sosialsasi bahasa isyarat ini terselenggara di pasar pragolo saat Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) mengadakan bazar yang diikuti oleh 50 stand dari berbagai kalangan. [OB]

The subscriber's email address.