Lompat ke isi utama
Perwakilan pengurus FOMi bertandang ke BPR Pujon Jaya Makmur

FOMI dan BPR Pujon Jayamakmur Sepakati Tiga Pola Kerjasama Berkelanjutan

Solider.id, Malang- Pertemuan Forum Malang Inklusi (FOMI) dan Bank Pengkreditan Rakyat (BPR) Pujonmakmur membahas pola kerjasama kedua belah pihak dalam upaya pemberdayaan difabel di Malang Raya. Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari even pada awal Juli yang melibatkan 16.000 peserta dengan 200 diantaranya difabel.

Siswinarsih mewakili FOMI memaparkan berbagai hambatan aksesibilitas difabel dalam dunia perbankan. Seperti penolakan calon nasabah difabel netra dengan alasan keamanan nasabah, hambatan komunikasi tuli serta sarana prasarasana aksesibilitas yang belum standar dan menyulitkan difabel daksa. Difabel juga mengalami masalah kelayakan jaminan atau agunan yang dinilai belum layak untuk memperoleh kredit investasi.

Komisaris utama BPR Pujon Jayamakmur, Sapto Liyantoro menegaskan secara perundangan tidak adanya pembedaaan layanan terkait difabel dan nondifabel. Namun secara kebijakan setiap lembaga perbankan memiliki standar yang berbeda. Menanggapi masukan FOMI, pihaknya berjanji akan menerapkan kebijakan khusus bagi difabel dalam konteks pemberdayaan dan simbiosis-mutualisme.

“Tak ada pembedaan dan penolakan bagi difabel, bahkan soal jaminan atau agunan kredit pun bukan hal mutlak, karena prinsip utamanya adalah kepercayaan,” ungkap Sapto Liyantoro di ruang pertemuan BPR Pujon Jayamakmur, Pujon, kabupaten Malang (20/7).

Lebih lanjut Siswinarsih berharap adanya komunikasi antara difabel dan BPR menjadi langkah awal untuk membangun aksesibilitas di bidang perbankan. FOMI sendiri membantu melakukan survei terhadap usaha anggota, baik yang perorangan maupun kelompok agar investasi yang direncanakan sesuai sasaran dan tepat guna.

Dari pertemuan ini, pihak BPR Pujon Jayamakmur dan FOMI sepakat melakukan tiga pola kerjasama berkelanjutan, yaitu pelatihan manajemen, permodalan dan pendampingan usaha. Pelatihan manajemen dimaksudkan agar difabel mampu mengelola usahanya dengan baik sesuai dengan kaidah kerjasama dan target hasil yang diharapkan. Permodalan bertujuan merealisasi anggaran yang direncanakan sehingga teori dalam pelatihan sekaligus dapat direalisasikan dalam bentuk usaha.

Sedangkan terkait pendampingan usaha, BPR Pujon Jayamakmur akan membantu promosi dan pemasaran produk difabel. Upaya tersebut guna memperlancar sirkulasi jual beli produk sehingga berimbas baik pada transaksi investasi kedua belah pihak. [Ken]

The subscriber's email address.