Lompat ke isi utama
ishub Provinsi Jawa Barat bersama Bank Syariah Mandiri, Perum Damri, JBFT, serta beberapa perwakilan komunitas pegiat difabel, melepas keberangkatan difabel peserta program MRAD 2018, di pelataran parkir kantor Bank Syariah Mandiri Regional IV, Kota Bandung (8/6).

MRAD 2018: Tonggak Advokasi Penyediaan Transportasi Umum Ramah Difabel Jawa Barat

Solider.id, Bandung Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Barat berkolaborasi dengan Bank Syariah Mandiri, Kemensos RI, JBFT, Perum DAMRI dan komunitas lainnya menandatangani kesepakatan Mudik Ramah Anak dan Disabilitas (MRAD) 2018. MRAD ini merupakan tonggak advokasi aksesibilitas transportasi pertama di Provinsi Jawa Barat (8/6).

“Ini pertama kalinya, mudah-mudahan berkelanjutan. Karena tanpa diminta pun, sudah dua tahun berjalan, sudah ada delapan bus yang dioperasionalkan untuk difabel” ujar Denny Framaja, Kasubag TU UPTD Pengelolaan Prasarana Perhubungan LLAJ Wilayah II, ditemui seusai pelepasan dua unit bus disabilitas beserta peserta mudik MRAD 2018 di Kantor Bank Syariah Mandiri Regional IV Bandung.

Lebih lanjut, Denny memaparkan, MRAD ini merupakan salah satu bentuk sosialisasi transportasi ramah difabel. Harapannya, dengan adanya MRAD, pemerintah maupun pihak swasta tergerak untuk turut menyediakan sarana transportasi umum yang aksesibel.

Hal senada pun diungkapkan oleh Faisal Rusdi, perwakilan dari JBFT selaku inisiator program MRAD. Ia berharap kelak tak hanya bus saja, namun juga kereta api, dan kapal feri. Bagi Faisal, keberadaan MRAD bukan membuat difabel menjadi eksklusif, karena dengan adanya MRAD, difabel dapat  menikmati fasilitas transportasi publik, berbaur dan berinteraksi dengan masyarakat lainnya.

Dua unit bus disabilitas milik Dishub Provinsi Jawa Barat, yang dioperasionalkan oleh Perum DAMRI dalam  program  MRAD 2018 tersebut, dilengkapi dengan matras sebagai alas tidur bagi pendamping, serta toilet portabel bertirai bagi difabel. Bus ini akan mengantarkan pemudik difabel beserta pendampingnya ke berbagai daerah di Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

“Saya senang sekali, akhirnya saya bisa merasakan mudik naik bus” ujar Budi, difabel cerebral palsy yang merupakan satu-satunya peserta program MRAD dari Bandung. (Maya Aimee)

The subscriber's email address.