Lompat ke isi utama
 Pelantikan pengawas TPS Kecamatan Serengan

Dua Difabel Surakarta Lolos Menjadi Pengawas TPS

Solider.id, Surakarta-Didit dan Argo Mudharso, keduanya difabel daksa. Didit dengan alat bantu dua kruk dan Argo berkursi roda, lolos dan telah dilantik sebagai pengawas TPS. Pelantikan oleh panwaskot dan panwascam dilaksanakan di kecamatan masing-masing. Didit adalah pengawas TPS di Kelurahan Tipes Kecamatan Serengan dan Argo pengawas TPS di Kelurahan Mojosongo Kecamatan Jebres. “Ya rasanya biasa saja, karena dulu saya pernah menjadi anggota Bantuan Sistem Komunikasi (Bansikom) pemilu pada tahun 80-an kebetulan saya anggota Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI), terus yang terakhir saya menjadi relawan difabel serta aktor KPU dalam film sosialisasi KPU,” ujar Argo Mudharso. Argo justru merasa bangga ketika ada anggota bawaslu yang meminta potret bersamanya, begitu dia menambahkan.

Berbeda dengan Didit, yang sehari-hari bekerja serabutan, terutama pekerjaan menyangkut kerajinan tangan. Didit satu-satunya difabel pengawas TPS dari tujuh kelurahan sekecamatan Serengan. Kepada Solider, Didit menceritakan jika rekrutmen kemarin itu dia menjalani beberapa wawancara di antaranya adalah wawancara, serta sebagian materi terkait tugas dan wewenang pengawas TPS. “Besok tanggal 6 dan 8 akan ada bimtek,”ujar Didit.

Warga kampung pringgolayan kelurahan Tipes tersebut selama ini belum pernah mengirim lamaran sebagai penyelenggara pemilu. Namun ketika pertama kali melamar kemudian diterima, baginya itu anugerah.

Tugas utama pengawas TPS yaitu memastikan seluruh proses pemungutan dan penghitungan berlangsung sesuai aturan yang berlaku. Kemudian hasil rekapitulasi suara yang tertuang berita acara dan sertifikat harus sama dari tingkat KPPS hingga KPU. Tugas kedua yaitu mengidentifikasi mana pemilih yang sudah masuk Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan mana yang tidak, misalya jika ada pemilih yang sudah meninggal dunia atau berpindah domisili. Selain itu ada yang harus dipastikan oleh pengawas TPS pada saat surat pemberitahuan (form C6-KWK) yang dibawa pemilih ke TPS, di mana C6-KWK tersebut harus sesuai dengan data di DPT. (Puji Astuti)

The subscriber's email address.