Lompat ke isi utama
ilustrasi windowss 10 dengan aplikasi naratornya

Pembaharuan Windows 10; Difabel Netra Semakin Mandiri Melakukan Instalasi Sistem

Solider.id, Pinrang – Windows 10 merupakan sistem operasi besutan Microsoft Corporation. Rilis November 2015, Windows 10 menyempurnakan performa sistem operasi windows sebelumnya. Tak hanya antar muka, fitur, dan komponen sistem yang mendapatkan penyempurnaan, aksesibilitas bagi difabel netra mendapatkan pengembangan yang cukup signifikan. Khususnya setelah Windows 10 Creator Update dirilis secara resmi pada  4 April 2018.

Aksesibilitas berupa Windows Narator yang memandu difabel netra dalam bernavigasi (bekerja dengan windows 10) melalui petunjuk suara, mendapatkan peningkatan dengan hadirnya beberapa pilihan pembaca seperti David, Mark, bahkan Andika dengan aksen Indonesianya.

Pada pembaruan Windows 10 April 2018, difabel netra mampu melakukan instalasi windows secara mandiri. Proses yang sebelumnya memerlukan aplikasi pendukung seperti Talking WinPE tidak dibutuhkan lagi. “Sejak pembaharuan windows yang creator update, saya semakin mudah menginstal sistem operasi Windows di laptop. Dulu masih agak ribet, harus pakai Talking WinPE dulu. Sekarang tinggal instal. Buat saya pribadi, naratornya enak didengar, petunjuk-petunjuknya juga jelas.” Terang Muhammad Gagah (17/05).

Pengalaman lain, “Sekarang sangat mudah menginstal windows, apalagi sejak update yang terbaru. Sebelumnya harus burning (memindahkan data atauk file ke CD) dulu pakai WinPE. Kadang-kadang kalau flashdisk yang saya pakai cuman 4 GB, harus pakai dua flashdisk, karena ukurannya lumayan gede. Di beberapa laptop keluaran terbaru juga ada yang nggak mendukung penggunaan WinPE, jadinya harus minta tolong teman-teman awas untuk menginstal dengan cara biasa.” Papar Ahmad pada (17/5).

Lebih lanjut ia menambahkan “Penginstalannya juga sama dengan instalasi windows pada umumnya. Memilih bahasa, menyetujui persetujuan lisensi, dan memilih partisi. Bedanya hanya munculnya suara narator sebagai pemandu.”

Langkah Penginstalan:

Hal pertama yang harus disiapkan adalah paket instalasi Windows 10 update April 2018. Caranya dapat dengan mendownload dan membeli paket instalasi serta lisensinya baik secara online maupun offline. Paket instalasi yang dibeli secara offline, biasanya telah berbentuk CD/DVD Bootable . Untuk yang didownload, harus melalui proses burning menggunakan software seperti Ultra ISO ke CD atau USB agar dapat digunakan sebagai perangkat boot.

CD/DVD, flashdisk, atau harddisk bootable instalasi windows yang telah siap, dipasang kemudian diatur sebagai boot prioritas. Setiap laptop/PC memiliki cara masing-masing untuk masuk pada pengaturan booting dengan menekan secara berulang salah satu tombol fungsi F1 sampai F12, tombol esc, tombol delete, atau tombol khusus boot.

Keterangan tombol boot sebuah laptop/PC dapat diperoleh pada tampilan awal ketika perangkat dihidupkan. Menampilkan merek dengan ukuran besar, keterangan tombol boot biasanya terdapat pada bagian bawahnya. Pembaca layar yang belum aktif di bagian tersebut, dapat disiasati oleh difabel netra dengan melakukan pencarian di internet. Memasukkan keyword”Tombol boot untuk” diikuti merek serta tipe laptop pada mesin pencari, menjadi contoh kata kunci yang dapat digunakan difabel netra.

Berhasil masuk ke mode booting, difabel netra harus mampu menghafal letak menu yang akan dipilih dengan meminta bantuan non-difabel. Belum berfungsinya pembaca layar pada fase ini, harus disiasati dengan mengingat hitungan tombol navigasi atas, bawah, kiri, atau kanan yang ditekan.

Selesai mengatur booting sesuai dengan perangkat bootable yang digunakan, laptop/PC akan mulai aktif dan menampilkan jendela instalasi. Proses ini akan berjalan sekitar 2 – 5 menit. Pada fase ini, difabel netra bermodal perasaan untuk memperkirakan jendela instalasi telah terbuka.

Yakin jendela instalasi Windows 10 telah terbuka, aktifkan narator dengan menekan kombinasi tombol Start Menu/Windows dan Enter, atau kombinasi tombol Control, Start Menu/Windows, dan Enter. Narator akan memandu difabel netra bernavigasi lazimnya komputer bicara.

Pengaturan bahasa instalasi, waktu, dan wilayah region menjadi tahapan awal yang harus diatur. Gunakan tombol navigasi atas atau bawah untuk menelusuri bahasa yang diinginkan. Penelusuran juga dapat dilakukan dengan mengetikkan secara langsung nama wilayah yang dikehendaki. Untuk berpindah antar pengaturan, difabel netra dapat menggunakan tombol Tab (Tabulasi).

Selesai dengan pengaturan awal, lanjut tekan tombol Tab atau gunakan shortcut yang disebutkan narator menuju pilihan Next. Biasanya, kombinasi tombol ALT (Alternatif) dan N menjadi shortcut untuk mengaktifkan pilihan next. Jendela berikutnya, akan tampil menu Instal Now. Difabel netra dapat mengaktifkan menu ini dengan menekan tombol Enter atau menggunakan kombinasi tombol ALT  dan I.

Berikutnya, sistem instalasi mulai melakukan persiapan. Fase ini difabel netra menunggu sekitar dua menit hingga narator kembali berceloteh. Masukkan serial number pada kotak edit dengan menelusuri menggunakan tombol Tab ketika narator kembali aktif. Fase ini dapat dilewati dengan menelusuri pilihan “I don’t have serial number” menggunakan tombol Tab. Centang pilihan tersebut menggunakan tombol Spasi yang dilanjutkan memilih Next.

Jendela berikutnya menampilkan persyaratan penggunaan. Telusuri menu “I agree the lisence agreement” dan centang menggunakan Spasi. Lanjutkan dengan memilih Next, jendela akan beralih pada pilihan jenis instalasi. Upgrade dan custom, dua pilihan yang dapat dieksekusi.

Upgrade berarti windows hanya akan diperbaharui tanpa menghapus riwayat windows sebelumnya. Pilihan custom akan mengarahkan proses instalasi secara menyeluruh, sebab partisi yang berisi windows sebelumnya akan diformat total. Disarankan, agar hasil instalasi lebih maksimal, pilih menu custom.

Memiliih upgrade, otomatis akan memulai proses pemasangan sistem. Melanjutkan dengan memilih custom, membuka jendela pilihan partisi yang akan digunakan. Perhatikan nama dan ukuran partisi pilihan. Partisi dua menjadi partisi yang umum digunakan. Ketelitian dan kehati-hatian difabel netra dituntut agar kehilangan data penting tidak terjadi.

Telusuri partisi menggunakan tombol navigasi atas atau bawah. Yakin dengan partisi yang dipilih, tekan Tab menuju format. Eksekusi dengan menekan Enter, jendela notifikasi meyakinkan partisi yang dipilih telah tepat akan muncul. Tab menuju OK, yang diselesaikan dengan Enter.

Gunakan Tab untuk kembali pada piliihan partisi, mulai proses pemasangan sistem dengan menekan Enter atau Tab menuju Next. Proses pemasangan sistem akan berjalan sekitar 10 – 15 menit. Tetap perhatikan progress pemasangan sistem dengan memperhatikan suara narator. Saat narator menyebutkan Restart, telusuri menu restart dengan menekan Tab atau kombinasi tombol ALT dan R. Segera lepas perangkat bootable yang digunakan saat restart berjalan.

Perangkat akan kembali melakukan persiapan sistem, fase ini berjalan sekitar 10 – 20 menit. Selesai persiapan sistem, kembali aktifkan narator. Akan tampil beberapa data yang harus diisi dan dikonfirmasi. Selanjutnya sistem akan kembali melakukan persiapan. Ketika terdengar nada “bing”, dan narator berhenti bertutur, Windows 10 telah berhasil terpasang.

Muhammad Gagah menjelaskan, “Pokoknya dengan adanya update terbaru ini, semakin termudahkannlah menginstal windows secara mandiri. Penggunaannya juga tidak terlalu rumit. Kuncinya pembiasaan saja dengan suara naratornya, karena buat sebagian teman-teman difabel netra agak asing dengan suara narator Microsoft. Diluar itu sama sekali tidak ada kendala yang berarti.” Ungkap pemuda 20 tahun tersebut. (Syarif Sulaeman)

The subscriber's email address.