Lompat ke isi utama
kelompok difabel berfoto bersama

Desa Wonorejo Kecamatan Polokarto Rilis Kelompok Difabel “Berkah Sejahtera”

Solider.id, Sukoharjo- Atas inisiatif pegiat difabel Sehati Sukoharjo, serta difabel penduduk Desa Wonorejo, pendamping desa serta pemerntah desa setempat maka dibentuk Kelompok “Berkah Sejahtera” di Pendapa balai desa, Rabu (16/5).

Kelompok yang diketuai oleh Iskandar dalam waktu dekat akan melakukan pendataan dan dan pemetaan potensi perekonomian. “Apalagi bulan Agustus mendatang desa kami menerima Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Sebelas Maret salah satu programnya adalah kolaborasi dengan kelompok difabel,” ujar Susilo Handoko, Sekretaris Desa Wonorejo.

Tindak lanjut dari pembentukan kelompok difabel ini adalah peluang diikutsertakan dalam Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa). Menurut Susilo  pihaknya memerlukan data untuk pengidentifikasian potensi ekonomi. Potensi ini penting sebab ke depan akan ada program pengelolaan sampah, sementara yang ada selama ini adalah simpan pinjam.

 Sementara ditemui Solider di tempat acara, Iskandar, Ketua Kelompok Difabel “Berkah Sejahtera” mengatakan bahwa secepatnya dirinya akan membentuk kepengurusan serta mengumpulkan 33 difabel yang terdata di balai desa, untuk merumuskan program kegiatan.

Rudi Gunawan, Kepala Desa Wonorejo kepada Solider menyatakan bahwa pemerintah desa akan menganggarkan dana desa bagi kelompok difabel untuk tahun anggaran 2019. Menurut Rudi, di desanya berbagai ragam difabilitas ada dari daksa, netra, Tuli dan difabel mental. “Kita melihat RAB kelompok nanti seperti apa. Lalu jika data akurat, berarti kan nggak ada masalah?” ungkap Rudi Gunawan memberi motivasi, sambil memperlihatkan bangunan pendapa yang dibangun tahun lalu dan sudah dilengkapi dengan ramp/plengsengan. “Ini sudah 70% selesai. Saya sudah pesankan handrail,” pungkasnya. (Puji Astuti)

The subscriber's email address.