Lompat ke isi utama
suasana pelatian komputer bicara

Gelar Pelatihan Komputer, Pertuni Jawa Tengah Siapkan Tenaga Kerja Berkualitas

Solider.id – Semarang Dewan Pengurus Daerah Pertuni Jawa Tengah bersinergi dengan Dinas Tenaga kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Tengah laksanakan pelatihan komputer bicara yang bertajuk “Pemberdayaan Tenaga Kerja Disabilitas Produktif” di Hotal Candi Indah Semarang. Pelatihan yang dselenggarakan dari tanggal 2 – 5 Mei ini diikuti oleh 20 peserta dari 10 perwakilan Pertuni cabang di seluruh Provinsi Jawa Tengah.

Dalam acara pembukaan, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Tengah Dra. Wika Bintang, M.M menyerahkan bantuan usaha berupa 10 laptop untuk masing-masing Pertuni cabang. Bantuan tersebut ditujukan untuk peningkatan kapasitas diri difabel netra agar dapat masuk ke sector formal.

Sebenarnya banyak perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja difabel. Namun, kami ingin mengetahui terlebih dahulu kemampuan para difabel sebelum nantinya dipromosikan,” kata Wika.

Wika juga menyarankan kepada para difabel netra untuk mengikuti uji kompetensi penguasaan computer agar ada bukti kemampuan yang dapat dipertanggungjawabkan.

Perwakilan  Direktorat Penempatan Tenaga Kerja Dalam Negeri Kementerian Ketenagakerjaan dan Transmigrasi, Selfiana, S.Kom, M.si, dalam sambutannya memaparkan masih tingginya angka pengangguran yang terjadi pada masyarakat difabel di Indonesia. Pihak kementerian ketenagakerjaan berharap dapat turut mendorong terwujudnya penempatan tenaga kerja difabel di sektor formal. Beberapa upaya yang telah dilakukan oleh pihak pemerintah antara lain dengan diselenggarakannya job fair inklusif dan pemberdayaan tenaga kerja difabel produktif. Selain didukung untuk dapat bekerja di sektor formal, diharapkan pula difabel yang masih dalam usia produktif dapat berwirausaha.

Difabel harus bisa terjun ke pasar kerja sebagai wirausahawan dan wirausahawati serta menjadi agent of change atau agen perubahan dalam pembangunan di Indonesia,” ungkap Selfi.

Ia juga mendambakan difabel-difabel di Indonesia bisa menjadi pioneer bangsa serta mereka dapat memperkerjakan tenaga kerja nondifabel.

Azis, Kepala Bagian Tenaga Kerja Difabel di Disnakertrans Jateng juga menyebutkan dalam laporan pertanggungjawabannya bahwa kegiatan tersebut berupaya membentuk tenaga kerja difabel yang produktif dan perluasan lapangan kerja bagi masyarakat rentan agar dapat bekerja di sector formal serta membentuk difabel menjadi tenaga kerja yang beretos kerja tinggi. Selain itu, pelatihan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendampingan pemerintah terhadap tenaga kerja difabel.

Edi Setyo, Ketua DPD Pertuni Jawa Tengah mengungkapkan dengan adanya keinginan terwujudnya kesetaraan di berbagai aspek menimbulkan konsekuensi bahwa kemampuan difabel harus dikembangkan. Jika hal ini tidak segera dilakukan, maka aspek kesetaraan tidak dapat segera terwujud.

Para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi pelatihan komputer bicara tersebut. Pelatihan ini mencakup pengenalan tampilan windows 10, bekerja dengan word 2016, membuat daftar riwayat hidup, browsing, dan e-mail.

Gunarto, perwakilan dari Pertuni cabang Kabupaten Kudus mengatakan dirinya berharap dapat menularkan keterampilan yang sudah diajarkan ke anggota Pertuni lainnya di daerahnya.

“Harapan saya nanti setelah kembali ke Kudus saya dapat mengajarkan ilmu yang sudah saya dapatkan ini ke anggota lainnya. Di tempat saya masih terbatas sekali difabel netra yang bisa mengoperasikan komuter bicara,” jelas Gunarto (Agus Sri).

The subscriber's email address.