Lompat ke isi utama
Silaturahmi PPUA Disabilitas Provinsi Jawa Barat dengan Komisioner KPUD Kota Bandung (30/1) di Kantor KPUD Kota Bandung, Jl. Soekarno Hatta No. 260, Bandung

KPUD kota Bandung Mau Berbenah Menyiapkan Aksesibilitas bagi Pemilih Difabel

Solider.id, Bandung- Menuju Pemilihan Wali Kota (Pilwakot) yang aksesibel, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) kota Bandung tengah membenahi sarana dan prasarana. Hal ini disampaikan komisioner KPUD, Suharti di sela-sela kunjungan Pusat Pemilihan Umum Akses (PPUA) Jawa Barat ke kantor KPUD (30/1).

“Logistik sedang dibahas, peralatan apa saja yang akan digunakan, sesuai dengan anggaran, dapat dipertanggungjawabkan, dan tentunya bermanfaat bagi rekan-rekan difabel” ujar Suharti yang akrab disapa teh Harti ini.

Lebih lanjut, Suharti menjelaskan syarat untuk Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang aksesibel yaitu terletak di lokasi yang mudah diakses, tidak berada di dalam gang, pintu masuk harus berukuran minimal 90 cm, terdapat ruang di bawah meja dalam bilik suara agar pemilih berkursi roda bisa nyaman ketika melakukan pencoblosan serta tinggi meja maksimal 30 cm.

“Bagi difabel netra telah disiapkan template braille, sedangkan untuk difabel rungu sedang didesain alat yang sesuai dengan kebutuhan, entah itu running text atau bentuk lainnya,” lanjut Suharti. Aksesibilitas ini berlaku pada 4.426 TPS yang berada di 30 Kecamatan, yang tersebar dalam 150 Kelurahan se-Kota Bandung.

KPUD kota Bandung tengah berupaya untuk dapat mengakomodir semua aksesibilitas pemilih difabel dan hak politik bagi semua pemilih. Pemutakhiran data merupakan hal yang sangat penting. Melalui proses Coklit inilah KPUD bisa mendapatkan pembaharuan data difabel yang terbaru.

Pada kesempatan yang sama, ketua PPUA Disabilitas Jawa Barat, Kustini, menyampaikan apresiasinya atas upaya pembenahan yang dilakukan KPUD dalam mengakomodir aksesibilitas pemilih difabel. Serta pelibatan warga difabel sebagai agen sosialisasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

“Hal tersebut dapat meningkatkan partisipasi aktif masyarakat difabel pada pelaksanaan Pilkada saat ini. Tinggal bagaimana rekan-rekan PPUA mengawal setiap proses pelaksanaan Pemilukada sehingga bisa sukses,” pungkas Kustini. [Maya Aimee]

The subscriber's email address.