Lompat ke isi utama
loko pilkada serentak 2018, sumber dari google

Pendataan Difabel Menjadi Salah Satu Point Agenda

Solider.co.id, Cimahi. Sebar siar agenda Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk melakukan gerakan pencocokan dan penelitian (Coklit) daftar pemilih jelang Pilkada 2018 semakin gemcar.

Rencananya, tanggal 20 Januari 2018 mendatang petugas KPU akan melakukan pendataan terhadap warga masyarakat yang tercatat sebagai kepemilikan dalam hak pilihnya.

Dilansir dari berbagai media, Ketua KPU RI, Arif Budiman menyampaikan dihadapan awak media Minggu (14/1) di Media Center KPU RI, “gerakan ‘Coklit’ akan dilakukan serentak secara nasional.”

Dalam keterangannya, Arif menyampaikan pula proses pendataan akan dilakukan dengan mengunjungi setiap rumah warga.

“Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) yang bertugas melakukan peng-coklit-an. PPDP berperan juga sebagai pihak pemberi informasi serta sosialisasi tentang pilkada terhadap warga secara door to door,” ungkap Wahyu Setiawan, Komisioner KPU RI.

Dari sebelas point pencocokan dan penelitian (Coklit) yang dirumuskan, salah satunya menempatkan difabel sebagai target dalam pendataan. Pada point kesepuluh menyampaikan, “Mencatat pemilih berkebutuhan khusus pada kolom jenis disabilitas.”

“Harapannya adalah informasi serta sosialisasi yang mampu tersampaikan dengan tepat kepada para warga difabel, dapat menjadi akses kemudahan untuk menggunakan hak pilihnya pada pilkada serentak mendatang. Baik dari segi pelayanan, hingga jangkauan TPS yang aksesibel untuk semua warga difabel,” tutur Anti, difabel daksa.

Anti juga menambahkan, pencatatan pemilih berkebutuhan khusus bukan hanya untuk memberikan data angka saja, melainkan memberikan pemahaman lebih detil terhadap akses fasilitas yang dapat disediakan dalam pilkada nanti. (Srikandi Syansi)

The subscriber's email address.