Lompat ke isi utama
 Sopir transportasi online membantu melipat dan menaikan kursi roda penumpangnya.

Layanan Transportasi online Sangat Ramah bagi Difabel

Solider.or.id, Bandung –  Transportasi online, moda angkutan umum yang menggunakan kendaraan pribadi dan menggabungkan unsur teknologi aplikasi ini jadi primadona masyarakat. Meskipun kehadirannya kerap ditentang oleh sebagian pemilik transportasi konvensional, jenis transportasi online tetap digandrungi penumpangnya di kota Bandung.

Hingga kini, pihak pemerintah masih terus berupaya menjadi sarana mediasi antara kedua jenis trasnportasi tersebut. Alasan kehilangan penumpang sebagai sumber penghasilan  pun, selalu menjadi kambing hitam. Akan tetapi, pernahkah mencoba untuk memahami keberadaan jenis transportasi online tersebut dari sudut pandang lain?

“Saya merasa sangat terbantu dengan adanya transportasi online, kursi roda saya bisa ikut dibawa ke mana pun saya hendak pergi,” Ungkap Anissa, difabel daksa pengguna kursi roda yang akrab disapa Ani, Senin (30/10).

Ani juga memberikan pendapat lain tentang keramahan para sopir transportasi online. Ani menuturkan, semua sopir yang ditemuinya juga bersedia melipatkan kursi roda dengan intruksinya ketika hendak di masukkan ke bagasi. Hal tersebut kadang menjadi awal interaksi komunikasi  antara sopir dengan dirinya.

“Sebagai sopir, saya tidak tahu bagaimana kondisi pelanggan yang memesan atau yang minta dijemput. Saya tidak pernah menolak pelanggan selama kapasitas kendaraan saya cukup. Saya belum tahu kalau ternyata kursi roda mudah dilipat dan masuk di bagasi mobil ini,” kata Asep Supriatna.

Asep menceritakan pengalaman penumpang sebelumnya yang juga menggunakan kursi roda. Akan tetapi, saat itu dirinya hanya membantu memindahkan pemumpangnya saja dari kursi roda ke dalam mobilnya. Penumpangnya tidak membawa serta kursi rodanya.

Masyarakat pengguna transportasi berbasis online jarang mengeluhkan, mereka selalu menyampaikan rasa kepuasan dari  pelayanannya. Begitu pula yang disampaikan ibu Hanida seorang guru sekolah dasar, “Saya hampir setiap hari menggunakan trasnportasi online khususnya mobil, setiap pagi saya pergi mengajar dengan membawa kedua anak saya yang masih kecil. Jadi, lebih nyaman dengan transportasi online, naik di dekat rumah turun di depan sekolah,” tuturnya, saat menunggu trasnportasi online yang sudah dipesannya. (Srikandi Syamsi).

The subscriber's email address.