Lompat ke isi utama
narasumber dari AXA sedang memaparkan materi pengelolaan keuangan

Difabel Kota Semarang Belajar Literasi Keuangan

Solider.or.id, Semarang - Dalam rangka peningkatan inklusivitas keuangan, Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI), Thisable Enterprise, dan AXA Mandiri berkolaborasi mengadakan workshop tentang literasi perencanaan keuangan bagi komunitas difabel di Kota Semarang pada Selasa, 17 Oktober 2017. Acara yang diselenggarakan Di kafe Nes Cology ini dihadiri oleh perwakilan organisasi ragam difabilitas diantaranya adalah Gerkatin, Pertuni, dan Kompac.

Workshop yang dilaksanakan kurang lebih selama 3 jam ini cukup memberikan tambahan pengetahuan bagi peserta dalam hal cara merencanakan keuangan yang tepat. Wike, narasumber dari AXA General Insurance, menyampaikan pentingnya mengatur keuangan secara disiplin.

“Resiko hidup manusia yang pasti itu adalah mati dan pajak. Pajak itu tidak bisa dihindari sekalipun orang itu sudah tidak berpenghasilan,” papar Wike dalam pembukaannya.

Menurutnya, semua manusia itu berhak bermimpi dan punya tujuan hidup, begitu pun difabel. Hal tersebut pula yang menjadi alasan kehadirannya di sore itu demi memberikan edukasi bagi difabel di Kota Semarang agar dapat disiplin merencanakan keuangannya dan tidak memberikan warisan “hutang” pada generasi penerusnya.

Wike mengatakan ada 7 langkah mudah merencanakan keuangan yang bisa diterapkan dalam keluarga maupun pribadi.

“7 langkah merencanakan keuangan itu antara lain membuat catatan keuangan pribadi atau keluarga; mencatat barang yang dimiliki dan hutang yang belum terbayar; membedakan keinginan dan kebutuhan; membuat pos-pos keuangan; menyiapkan dana darurat; bijak dalam berhutang atau mampu membedakan hutang baik dan hutang jahat; dan kelola gaji dengan baik,” paparnya.

Wike menyampaikan semua materi dengan inklusif. Setiap video yang diputar maupun gambar yang tertera pada slide dideskripsikannya secara rinci. Ia menutup sesi presentasi dengan menyampaikan manfaat terpenting dari perencanaan keuangan yang disiplin adalah kesejahteraan di hari tua.

Begitu sesi tanya jawab dibuka, para peserta yang sebagian besar sudah berkeluarga ini antusias mengajukan pertanyaan-pertanyaan seputar keuangan keluarga dan  program asuransi yang tidak diskriminatif.

Nicky, perwakilan dari Thisable Enterprise pada akhir acara menyampaikan harapannya bersama pengurus Thisabel Enterprise untuk mewujudkan kesempatan kerja yang inklusif serta membantu difabel agar mampu mengelola keuangannya dengan bijak. Workshop yang terselenggara sore itu merupakan salah satu upaya mereka untuk menjalin kerjasama dengan PT. AXA Mandiri Indonesia.

“Selain bekerjasama untuk mengedukasi difabel terkait dengan perencanaan keuangan, This Able Enterprise juga tengah dalam proses membuka kesempatan kerja bagi difabel di PT. Axa Mandiri. Informasi lebih lanjut bisa cek di www.thisable.or.id,” jelas Nicky. (Agus Sri Giyanti)

The subscriber's email address.