Lompat ke isi utama
salah satu pengunjung pameran sedang belajar braille

Perkenalkan Bahasa Isyarat dan Braille Melalui Pameran Sains dan Teknologi

Soider.or.id, Yogyakarta - Sasana Inklusi dan Gerakan Advokasi Difabel (Sigab) memperkenalkan bahasa isyarat dan huruf braille dalam pameran sains dan teknologi yang di selenggarakan Perhimpunan Warga Pancasila bekerjasama dengan Keraton Yogyakarta. Sigab melibatkan komunitas Braille’iant Indonesia dan Deaf Art Comunity dalam menggelar kelas bahasa isyarat dan kelas belajar huruf braille.

M. Ismail, salah satu staff Sigab mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan braille dan bahasa isyarat kepada para pengunjung pameran. Menurutnya orang-orang harus mengetahui bagaimana difabel netra dan Tuli mengakses informasi melalui braille dan bahasa isyarat.

Selanjutnya ditanya lebih lanjut mengapa braille dan bahasa isyarat yang ditampilkan di kegiatan yang bertemakan sains dan teknologi ini, Ismail menjawab “kan sains itu adalah pengetahuan, maka memperkenalkan kepada orang-orang bagaimana difabel dalam mengakses informasi juga merupakan pengetahuan”

“selain itu disini kita kan juga memperkenalkan signteraktif yaitu sebuah aplikasi android yang dapat membantu Tuli dalam mengakses layanan publik dan mesin braille sebagai sarana untuk menghasilkan informasi yang aksesibel bagi difabel netra, jadi kita disini juga memperkenalkan produk teknologi” tambahnya kemudian saat di hubungi jurnalis Solider melalui Whatsapp 6 Oktober 2017.

Perhimpunan Warga Pancasila yang bekerjasama dengan Keraton Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan ini mulai 4 Oktober 2017 hingga 6 oktober 2017 di gedung olahraga Universitas Yogyakarta. Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak seperti institusi pemerintahan, perguruan tinggi, lembaga penelitian dan komunitas yang ada di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. (Tio Tegar)

The subscriber's email address.