Lompat ke isi utama
suasana kantor bupati Pati

Pemkab Pati Ingin Menciptakan Difabel mandiri dan sejahtera

Solider.or.id, Pati. Tanggung jawab Pemkab Pati untuk mensejahterakan kaum difabel di Pati segera terwujud. Dalam audiensi di kantor Bupati Pati,  perwakilan difabel Pati mendiskusikan tentang hak kesejahteraan mereka. Bupati Pati Haryanto merespon positif tentang hak yang diajukan  difabel itu.(2/10)

Dalam audiensi itu tampak Suratno ketua PPDI (Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia) Pati mengutarakan apa yang diinginkan  difabel di Pati, karena sudah lama waktu kunjungan Gubernur Jawa Tengah di Kudus Suratno meminta mesin jahit kaos tapi tak kunjung datang. Pada audiensi itu juga datang Sudarlan dari Dinas Sosial Pati.

“Saya menunggu mesin jahit kaos dari kunjungan Gubernur di Kudus sampai sekarang belum terwujud” ucap Suratno.

Menjelaskan hal itu Bupati Pati menunjuk Sudarlan untuk segera merealisasikannya, agar para difabel di Pati dapat berkreatifitas untuk membuat sesuatu yang layak dijual ke masyarakat. Bupati Pati juga menambahkan bila perlu bahan mentah seperti kain juga diberikan. Bupati ingin menciptakan difabel yang mandiri dan sejahtera.

“Nanti akan kita koordinasikan bersama apa saja yang dibutuhkan dengan kaum difabel” ujar Sudarlan.

Ia juga menjelaskan selain non konsumtif terdapat bantuan konsumtif sebesar 2 juta/tahun di  tahun 2017 untuk  difabel. Dana itu belum sepenuhnya merata karena perwakilan PPDI waktu itu belum pernah mendengar jika ada dana konsumtif sebesar 2 juta/tahun untuk difabel.

“Sudah ada 80 orang difabel yang mendapat dana 2 juta/tahun dari Dinsos Pati” tukas Sudarlan.

Sudarlan menambahkan jika bantuan itu sudah terdapat didalam APBD Pati dan untuk bantuan selanjutnya akan direalisasikan tahun depan didalam APBD 2018. Untuk bantuan alat bantu bagi difabel diharapkan para difabel mengajukan ke Dinsos Pati kemudian akan diteruskan ke Dinsos Provinsi.

“Untuk dana 2 juta/tahun bisa ditambahkan lagi menjadi 3,5 juta/tahun agar cukup dijadikan modal usaha bagi difabel” kata Haryanto.

Haryanto juga siap menyediakan tempat untuk para difabel mempromosikan hasil karyanya ke masyarakat umum, agar masyarakat juga tahu jika difabel bisa berkaraya dan mandiri. (Oby Achmad)

The subscriber's email address.