Lompat ke isi utama
Penandatanganan Nota Kesepahaman Kabupaten Kulon Progo dengan SIGAB

Pemkab Kulon Progo Tandatangani Nota Kesepahaman Rintisan Desa Inklusi

Solider.or.id, Yogyakarta- Pemerintah Kabupaten Kulon Progo menandatangani nota kesepahaman dengan Sasana Integrasi dan Advokasi Difabel terkait dengan program Rintisan Desa Inklusi pada Selasa (12/4) di Gedung Kaca, Kompleks Kantor Pemerintahan Kulon Progo.

Program Rintisan Desa Inklusi mendampingi enam desa di kecamatan Lendah, Kulon Progo sejak Juni 2015. Program yang diinisiasi oleh SIGAB dan didukung oleh Kementerian Pembangunan Manusia dan Kebudayaan dan The Asia Foundation melalui skema Program Peduli.

Penandatanganan nota kesepahaman ini merupakan salah satu langkah kerja sama dengan pemerintah untuk mewujudkan Kulon Progo lebih inklusif. Muhammad Joni Yulianto selaku direktur SIGAB mengungkapkan bahwa penandatanganan nota kesefahaman ini adalah sebuah bukti bahwa pemerintah daerah memiliki komitmen yang besar terhadap inklusi difabel melalui program rintisan desa inklusi.

“Saat ini program Rintisan Desa Inklusi masih beerjalan dan telah melakukan banyak kegiatan. Berdasarkan hasil pelaksanaan program, sudah nampak ada sedikit banyak perubahan. Saat ini sudah ada keerlibatan difabel dalam pengambilan keputusan di tingkat desa. Beberapa desa bahkan juga sudah memiliki anggaran untuk difabel. kami berharap kedepan inisiatif seperti ini banyak diikuti oleh lebih banyak camat, dan kepala desa. Kami sangat yakin bahwa sebenarnya difabel ada di banyak desa yang lain”. (Ajiwan Arief)

The subscriber's email address.