Lompat ke isi utama
Diskusi Ideologi Kenormalan untuk pemberdayaan difabel

Memahami Tahapan Awal Pemberdayaan Difabel Lewat Ideologi Kenormalan

Solider.or.id, Surakarta-Ideologi  kenormalan yakni sebuah konsep yang terus berkembang  yang di dalamnya meliputi tentang konsep diri yang harus diperkenalkan awal kepada difabel dan keluarganya. “Pada dasarnya tidak ada orang cacat lahir di dunia ini, karena sudah tiga unsur  yang memenuhi syarat sebagai manusia yakni, ruhani, jiwa dan raga,”tutur Sapto Nugroho, pegiat difabilitas yang aktif di Solo pada era tahun 2000-an.

Pendiri lembaga  Interaksi dan Talenta yang tutup pada tahun 2010 ini memfasilitasi pelatihan di hadapan 10 difabel dan pegiat difabilitas yang diselenggarakan oleh Yayasan Difabel Mandiri Indonesia DPD Jawa Tengah di Asrama RS Brayat Minulya, Cinderejo Kidul Gilingan Solo, Sabtu-Minggu (24-25/2015). Workshop mengangkat tema tentang ideologi kenormalan di hari pertama serta Social Enterpreunership dengan narasumber Pamikatsih atau kerap disapa Mbak Pikat.

Sapto Nugroho menegaskan bahwa tahapan awal untuk pemberdayaan difabel yang pertama adalah menerima kemudian mampu menganalisis diri, sehingga bisa beraktualisasi yang bermuara kepada eksistensi diri. Sedangkan pihak keluarga jenjang awalnya juga menerima, kemudian kesempatan dan perlakuan yang sama dan bersikap melayani hingga difabel bereksistensi.

Sapto Nugroho mengatakan bahwa ideologi kenormalan yang diusungnya bukanlah konsep baru yang ingin diperkenalkan kepada difabel. “Karena pada dasarnya ini bekal awal bagi difabel terutama difabel baru dan organisasi atau lembaga difabel yang baru berdiri.”ungkap Sapto Nugroho.

Subandi Bonmat ketua YDMI Pusat sebagai penyelenggara mengatakan bahwa ilmu tentang ideologi kenormalam baru dia dapatkan dan sangat bermanfaat bagi dirinya. “Organisasi kami masih sangat baru, yakni berdiri pada pertengahan 2013. Kami ingin mendapat bekal sebagai langkah awal untuk pendampingan para anggota yang tersebar di seluruh Indonesia. Dari awal Pak Sapto mendukung kami,”tutur ketua YDMI yang berdomisili di Tangerang ini.

 

The subscriber's email address.