Lompat ke isi utama

Ada 245 Difabel Usia Produktif di Kota Malang

Solider.or.id, Malang- Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Sosial mencatat ada 245 difabel usia produktif berada di Kota Malang pada 2014 ini. Jumlah tersebut masih  bertambah karena pencatatan jumlah difabel belum selesai.

"Dari jumlah itu, difabel daksa merupakan jumlah yang terbanyak," kata Laily Qodariah selaku Kepala Seksi Rehabilitasi Sosial Penyandang Cacat Dinas Sosial Kota Malang pada Senin (10/2) di kantornya.

Dinas Sosial telah mempersiapkan beberapa program kepada para difabel di Kota Malang. Dengan jumlah difabel yang diperkirakan bertambah itu, Dinas Sosial berencana mengirim beberapa difabel ke panti rehabilitasi. "Kami akan mengiriman beberapa difabel ke UPT Rehabilitasi Sosial di Kota Bangil," tambah wanita kelahiran 1968 itu.

Selain program di atas, ada pula program pengembangan Usaha Kesejahteraan Sosial (UKS), pelatihan jahit, memijat bagi difabel netra, dan penambahan gizi. Laily mengatakan bahwa program UKS berupaya menghadirkan kemandirian ekonomi pada difabel. Ditambahkan pula, Dinas Sosial selama mencanangkan program menunggu proposal yang dibuat oleh para difabel. Setelah proposal tersebut dipelajari, akan ada tindak lanjut dari pemerintah.

Di tempat terpisah, Slamet Thohari mengritik beberapa program Dinas Sosial Kota Malang. "Mereka seharusnya tanggap. Tidak seedar memberi pelatihan saja," tandas difabel lulusan sebuah universitas dari Hawaii itu.

Amek, sapaan akrab Slamet Thohari menyarankan bahwa pemenuhan hak-hak difabel jauh lebih penting daripada sekedar pelatihan. Pemenuhan hak-hak difabel yang dirasa kurang perlu menjadi perhatian serius pemerintah. Amek meneruskan, program-program seperti menjahit dan memijat sudah menjadi tradisi di tubuh pemerintah. Padahal, persaingan dunia kerja tidak hanya berpusat pada dua bidang itu saja. "Lagipula, kompetensi menjahit dan memijat itu kan persaingan di dunia kerja rendah," kata Amek.

Jumlah difabel pada usia produktif di Kota Malang kebanyakan disebabkan oleh kecelakaan lalu lintas. Para muda-mudi yang mengendarai kendaraan tanpa mengindahkan peraturan lalu lintas berpeluang besar mengalami kecelakaan lalu lintas.

The subscriber's email address.