Lompat ke isi utama
Pertemuan antara CBM Uni Eropa dengan PPRBM Solo di kantor PPRBM Solo, Mendungan, Kartasura

Awali Kerja Sama dengan CBM Uni Eropa, PPRBM-Solo Rekrut Calon Staf

Solider.or.id, Surakarta- Pusat Pengembangan dan Pelatihan Rehabilitasi Bersumberdaya Masyarakat (PPRBM) Solo meningkatkan kerja sama dengan Christian Blind Mission (CBM) Indonesia. Kerja sama yang sudah berlangsung dua tahun ini lebih mengembangkan cakupan dampingan dan progresif bagi perempuan dan anak difabel.

CBM Indonesia yang juga bekerja sama dengan European Union (Uni Eropa) ingin lebih mendorong isu difabel menjadi isu kesadaran bersama. "Difabel, utamanya perempuan dan anak masih rentan. Masih banyak anak difabel yang yang seharusnya mendapat kesempatan untuk bertumbuh dan berkembang namun masih mendapat perlakuan diskriminasi, pembiaran, kekerasan dan berbagai benturan,"ujar Sunarman, direktur PPRBM-Solo saat ditemui Solider di ruang kerjanya, Jumat (19/2).

CBM-ÈU secara umum akan membentuk simpul kelompok atau crisis center bagi perempuan dan anak difabel untuk diberdayakan dan berani menyuarakan hak-haknya. Tak hanya itu, CBM-EU akan memunculkan simpul gerakan akar rumput membangun kontak dengan pemerintah melalui edukasi, persuasi, kolaborasi, yang berujung meningkatnya keberpihakan dan kepedulian kepada perempuan dan anak difabel.

"Hal ini yang kami sebut dengan perpaduan bottom up dan up down ,"imbuh Sunarman.

Saat ini PPRBM-Solo sedang merekrut staf untuk menduduki beberapa posisi seperti sekretariat, staf monitoring dan evaluasi, staf keuangan dan Comitee Organizer (CO) di tujuh kota/kabupaten. Dibantu konsultan dari Circle Indonesia dan IDEA, PPRBM-Solo pada dua hari, 17-18 Februari menyelenggarakan tes tertulis dan wawancara kepada 41 pelamar yang lolos secara administrasi.

"Harapan dan upaya kami, 50 persen dari keseluruhan staf CBM-EU adalah difabel,"pungkas Sunarman.

The subscriber's email address.