Lompat ke isi utama
Artikel

Mengikis Stigma Celebral Palsy dengan Pendidikan

Solider.or.id, Malang - Celebral Palsy atau CP (baca: sipi) secara garis besar adalah gangguan fungsi motorik pada otak yang ditandai susahnya pengendalian otot, kekakuan, dan kelumpuhan. Anak dengan CP masih mengalami berbagai hambatan sosial di masyarakat. utamanya hak pendidikan.    Hal ini karena anak-anak dengan CP masih dianggap sebagai beban dan tidak mampu untuk menempuh pendidikan, bahkan dianggap penyakit hingga kutukan.

Pentingnya Perda Disabilitas untuk Memastikan Komitmen Daerah Memenuhi Hak Difabel Jum, 06/10/2017 - 11:34

Solider.or.id, Malang - Lintas organisasi yang tergabung dalam Forum Malang Inklusi (FOMI) mendesak Pemkab Malang untuk merealisasi Perda Perlindungan dan Pemberdayaan Disabilitas. Tak hanya di Malang, beberapa daerah di Indonesia juga berinisiatif melakukan advokasi serupa yang diantaranya sudah berhasil. Mereka menilai UU RI Nomer 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas masih memerlukan aturan turunan untuk menjamin secara rinci dan proporsional kebutuhan dan pemenuhan hak difabel di tingkat daerah.

Artikel
Artikel

Atlet Difabel dan Nondifabel, Sudah Setarakah?

Solider.or.id. Yogyakarta. Meski gelaran akbar Asean Para Games 2017 sudah selesai sekitar dua minggu lalu, euforia keberhasilan atlet difabel Indonesia meraih gelar juara umum masih saja dirasakan publik. Terakhir dua hari yang lalu, presiden Jokowi mengundang atlet difabel Indonesia ke istana sebagai bentuk apresiasi tinggi atas prestasi yang sudah diraih.

Artikel

Kebijakan Penempatan dan Kesempatan Kerja Bagi Difabel

Solider.or.id, Ibarat buah simalakama bagi difabel. Antara jenjang pendidikan dan kesempatan untuk bekerja belum memadai. Difabel yang memiliki latar belakang pendidikan tinggi masih sulit menembus dunia kerja. Sementara pihak perusahaan masih kesulitan mencari calon tenaga kerja difabel.

Artikel

Benarkah Dramatisasi Difabel Menjadi Komoditas Media?

Solider.or.id. Banjarnegara. Potret difabel dan kemiskinan masih saja menggelayut di khasanah negeri ini. Setidaknya kausalitas (sebab-akibat) antara keduanya masih banyak ditemui di sudut-sudut republik, tak terkecuali menjadi perspektif di media. Bukan hanya difabel, hampir semua golongan marginal juga identik dengan kemiskinan, dan biasanya tema-tema seperti ini menjadi komoditas menarik bagi media-media di Indonesia.

Artikel

Analisis Minimnya Penyerapan Tenaga Kerja Difabel

Solider.or.id.Yogyakarta. Bagi pencari kerja nondifabel, persyaratan “sehat jasmani dan rohani” yang sering tertera di lowongan pekerjaan bisa hanya dibaca sambil lalu dan tidak membuat berpikir dua kali. Namun bagi orang dengan difabilitas, satu syarat ini bisa menghalangi mereka memasuki dunia kerja. Karena persyaratan sehat jasmani dan rohani akan merujuk pada kondisi kedifabilitasan yang dilabeli sebagai orang yang tidak cakap bekerja.

Artikel

Realitas Difabel Banjarnegara, dari Kompleksnya Persoalan, Hingga Peluang Perubahan

Solider.or.id, Banjarnegera - Paulo Freire dalam bukunya Pedagogy of the Oppressed mendikotomikan masyarakat ke dalam dua golongan kelompok manusia: kelompok penindas dan kelompok yang tertindas[i]. Meski dalam bukunya, realitas tersebut banyak dibicarakan dalam konteks pendidikan, pendikotomian tersebut masih cukup kontekstual jika dijadikan bahan pijakan untuk menganalisis bidang kehidupan yang lain.

Artikel

Minimnya Aksesibilitas bagi Jamaah Difabel di Masjid Agung Annur Banjarnegara

 

Solider.or.id, Banjarnegara.“Saya pernah nyemplung ke kolam cuci kaki sebelah kamar mandi masjid Agung Annur,” ujar David Mustofa, pengurus Pertuni Banjarnegara sambil tertawa kecil mengenang pengalamannya mengakses kamar mandi pria masjid Agung Annur Banjarnegara.

Kepada Solider, pria yang berprofesi sebagai pemijat ini juga banyak bercerita betapa ia dan beberapa koleganya di Pertuni Banjarnegara kesulitan saat berada di lingkungan masjid Agung Annur.

Artikel

Memperjelas Akomodasi Pendampingan bagi ABK saat Ujian

Solider.or.id, Yogyakarta. “Loh, kok nilainya berbeda jauh” kata Poniyem dengan nada keheranan kepada Solider saat ditemui di rumahnya. Poniyem, ibu dari Ernanto Widyanto salah satu siswa difabel di SDN Ngemplak 4, Sleman. Ia mengaku terkejut ketika memeriksa nilai Ujian Nasional (UN) anaknya, Ernanto Widyanto ternyata di luar dugaan. “Nilainya anjlok,” lanjutnya.

Artikel

Juru Bahasa Isyarat, Tantangan dan Harapan

Solider.or.id.Yogyakarta. Juru Bahasa Isyarat (JBI) ialah orang yang menjadi media atau menjembatani kesenjangan komunikasi antara tuli dengan nontuli, demikian pula sebaliknya. JBI ibarat telinga bagi tuli, yang menangkap informasi dan komunikasi dari orang mendengar selanjutnya menyampaikan kepada  tuli melalui bahasa isyarat. JBI juga tak ubah mulut bagi tuli yang berbicara menyampaikan informasi bagi orang mendengar. Artinya keberadaan JBI sangat dibutuhkan, di tengah sedikitnya orang mendengar yang dapat memahami bahasa tuli.

Berlangganan Artikel
The subscriber's email address.