Lompat ke isi utama
workshop

Workshop bagi Seniman Perempuan Difabel

Solider.or.id.Yogyakarta. Perspektif  Yogyakarta, sebuah kelompok yang memberikan akses terhadap difabel tumbuh percaya diri melalui kegiatan berseni rupa, bekerjasama dengan sebuah organisasi seni dari Australia, Tutti Arts, menyelenggarakan kegiatan bagi seniman perempuan difabel baik musik, visual art, pementasan, dan teater. Kegiatan dikemas dalam sebuah workshop dan diskusi terfokus atau focus group discussion (FGD) dengan tema “Old Truth New Lies (OTNL)”.

Menurut Ketua Perspektif Yogyakarta, Sri Hartaning Sih, tema “Old Truth New Lies (OTNL)” menengarai bahwa dalam kepercayaan lama (old truth) perempuan tidak dapat dengan bebas melakukan apapun yang mereka inginkan.  Sedangkan di masa kini, perempuan bisa dengan bebas melakukan apapun yang mereka inginkan. Misalnya, dalam meraih cita-cita, seakan-akan keadaan sudah berubah bersamaan dengan perputaran zaman. Tapi pada kenyataannya semua itu adalah 'lies' - tidak benar. Pada kenyataannya perempuan masih saja punya keterbatasan-keterbatasan sosial. Ungkapnya pada Solider, Rabu (19/7/2017).

Lebih lanjut dituturkannya, bahwa workshop dan FGD diperuntukkan khusus bagi perempuan. Terbagi dalam dua agenda, yakni bagi perempuan difabel seniman bersama ibu mereka dan bagi perempuan seniman profesional.

Workshop bagi perempuan difabel seniman bersama ibu mereka akan diberlangsungkan selama dua hari, yakni Rabu dan Kamis (25-26/7), bertempat di Hotel Galuh Anindita, Jalan Candrakirana No. 10, Terban, Gondoksuman, Yogyakarta. Sedangkan diskusi terfokus (FGD) bagi perempuan seniman profesional akan dilangsungkan di IVVA, Gang Hiperkes, Jalan Ireda No. 188 A-B, Keparakan, Yogyakarta, pada Sabtu (29/7).

Mengeksplorasi  tema Old Truth New Lies melalui musik, visual art, pementasan, dan teater, menjadi tujuan kegiatan tersebut. Menggali cerita para seniman perempuan (difabel dan nondifabel) antara lain perjalanan mereka dalam meraih cita-cita, harapan di masa depan, pencapaian dan kendala yang dihadapi, diharapkan dapat lebih mengeksplorasi dan menguatkan tema workshop dan FGD. 

Untuk itu Perspektif dan Tutti Arts mengundang perempuan seniman, penulis, penari, pecinta seni, bergabung dalam kegiatan yang diselenggarakannya. Bersama para perempuan dalam berbagai macam gabungan seni, berbagi cerita perjalanan berkesenian, berbagi gagasan, serta menggali lebih dalam mengenai perempuan dan batasan-batasan sosial dalam berkesenian, merupakan bagian kegiatan dalam workshop dan FGD. Adapun hasil pengembangan dari kegiatan tersebut, akan dipresentasikan atau dipamerkan  di George Town Art Festival Penang-Malaysia dan OzAsia Festival di Adelaide-Australia pada Tahun 2018. 

Pendaftaran dengan cara mengisi formulir yang terlampir, dan mengirimkan melalui alamat email yang tercantum dalam flyer, paling lambat Sabtu (22 Juli 2017).

The subscriber's email address.