Lompat ke isi utama

Sebanyak 110 Keluarga dengan Difabel Berat Terima Bantuan ASPBD

Solider.or.id.Sleman.  Sebanyak 110 kepala keluarga dengan anak difabel berat di wilayah Kabupaten Sleman menghadiri koordinasi penerimaan bantuan Asistensi Sosial Bagi Penyandang Disabilitas Berat (ASPDB) Tahun 2017 tahap kedua. Kegiatan dilakukan di Ruang Nakula Lantai III Dinas Sosial Kabupaten Sleman, Selasa (18/7/2017)..

Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kabupaten Sleman, Drs. Surono, M.Si., dalam keterangannya kepada Solider mengatakan bahwa, jumlah keseluruhan keluarga difabel berat penerima ASPBD tahun 2017 sebanyak 1334 keluarga. “Sejumlah 234 keluarga dicover dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), sedangkan 110 keluarga dengan anak difabel berat dicover dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sleman,” jelasnya.

Menurutnya jumlah tersebut sudah menyasar pada keluarga yang tepat, keluarga yang seharusnya mendapatkan perhatian dari negara. Menjawab pertanyaan jika ada keluarga yang terlewatkan bantuan ASPBD, Surono menegaskan, apabila terdapat keluarga dengan anak difabel berat yang belum mendapatkan bantuan dana asistensi, maka akan dicover dalam program Jaring Pengaman Sosial (JPS) Kabupeten Sleman.

Dalam kesempatan tersebut juga dijelaskan bahwa mekanisme penyaluran dana bantuan ASPDB berbeda dengan tahun sebelumnya. Jika sebelumnya dana bantuan disalurkan melalui kantor pos, tahun ini akan ditransfer ke rekening orangtua atau wali difabel berat.

Bantuan berupa uang tunai sebesar Rp. 300.000,- per bulan selama 12 bulan atau sebesar 3,6 juta rupiah, terhitung sejak bulan Januari sampai dengan Desember 2017. ASPBD akan dibayarkan 3 (tiga) kali dalam 1 (satu) tahun, tiap-tiap tahap penyaluran sebesar 1,2 juta rupiah yang akan ditransfer melalui bank BPD ke rekening orangtua atau wali difabel berat yang sudah terdaftar.

Penyaluran pertama telah dibayarkan bulan Mei 2017 untuk penyaluran 4 (empat) bulan yakni Januari sampai dengan April 2017. Adapun penyaluran ke dua akan dibayarkan bulan Agustus 2017 untuk bulan Mei sampai dengan Agustus, penyaluran ketiga pada Desember 2017, untuk bulan September sampai dengan Desember.

Dana bantuan ASPBD tersebut disampaikan mengingat difabel berat  tidak mampu mandiri. Diharapkan bantuan ASPBD betul-betul dapat meringankan keluarga dengan anak difabel berat dalam memenuhi kebutuhan dasarnya.

“Keluarga dengan anak penyandang disabilitas berat tidak perlu merasa sendiri, karena negara ada dan peduli," Surono memotivasi.

Dia juga menghimbau agar warga peduli terhadap keluarga dan anak difabel. Menurut Surono, “Mereka (keluarga dan difabel) hanya butuh pengakuan, bukan belas kasihan. Jadi jangan salah memberikan kepedulian,” himbaunya pada warga masyarakat.

Sementara itu, sejumlah keluarga dengan anak difabel berat di Kabupaten Sleman mengaku terbantu dengan bantuan asistensi tersebut.

The subscriber's email address.