Lompat ke isi utama

TKSK Gondokusuman Inisiasi Rumah Layanan Disabilitas

Solider.or.id, Yogyakarta - dalam audisensi yang dilakukan oleh Handicap international (HI) dengan Pemerintah kota Yogyakarta yang dalam hal ini diwakili oleh Dinas Sosial (Dinsos),  perwakilan masyarakat tiga kelurahan yang diwakili oleh lurah masing-masing menyampaikan program-program yang telah disusun untuk mendorong pembangunan yang inklusif. Pemaparan tersebut dilaksanakan di ruang pertemuan lantai II Dinsos kota Yogyakarta, Jumat (17/3).

Hendy Kusmarwanto, Ketua Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Gondokusuman dalam paparan programnya menyampaikan rencana pembentukan Rumah Layanan Disabilitas (RLD) yang diinisiasi  di Kota Yogyakarta. Adanya RLD,  difabel diharapkan mendapat kesempatan yang sama sebagaimana warga pada umumnya. Baik dalam hal kesehatan, peningkatan kemampuan melalui pelatihan dan berbagai diskusi. Melalui cara ini, diharapkan peran dan partisipasi difabel dalam keterlibatan  pembangunan dapat dioptimalkan.

Hadi Mochtar selaku Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) mengapresiasi kerja-kerja baik yang telah dilakukan HI di tiga kelurahan kota Yogyakarta. Ia mendukung sepenuhnya program-program yang telah disusun dan akan dijalankan, termasuk salah satunya usulan program lahirnya Rumah Layanan Disabilitas di Kota Yogyakarta.

Dia juga menyampaikan, selain empat kecamatan yang telah ditetapkan menjadi kecamatan Inklusi pada dua tahun lalu, yakni Tegalrejo, Wirobrajan, Kotagede dan Gondokusuman. Dua kecamatan inklusi akan dicanangkan tahun ini, yakni Jetis dan Kraton. Sehingga kota Yogyakarta akan memiliki enam percontohan kecamatan Inklusi.

“Kerja-kerja bersama pemerintah, yang melibatkan organisasi dan seluruh lapisan masyarakat tanpa kecuali kelompok rentan akan dilakukan untuk mewujudkan Yogyakarta sebagai kota yang benar-benar inlusif,” pungkas Hadi Mochtar.

 

The subscriber's email address.