Lompat ke isi utama
Difabel netra dan pemilu

Difabel Netra Usulkan Template Berbahan Plastik

Solider.or.id, Yogyakarta-  Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak akan digelar pada 3 sampai 10 Maret 2017. Dwi Nugroho ketua Persatuan Tuna netra Indonesia (Pertuni) Provinsi D.I Yogyakarta menghimbau kepada dua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kulonprogo dan Kota Yogyakarta untuk menggunakan Braille Template berbahan plastik. “Karena template plastik dapat diraba dengan jelas daripada berbahan kertas,” katanya saat ditemui di rumahnya.

Dwi merasakan perbedaan dua template tersebut saat pengalamannya berpertisipasi sebagai pemilih tetap pada Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) pada 2014 lalu. Menurutnya perbedaan itu terletak pada beberapa tulisan Braille di template kertas menjadi kabur karena dicetak banyak. Sedangkan template plastik lebih kaku dan jelas tulisannya.
 “Persoalan aksesibilitas template plastik  ini juga masukan dari beberapa anggota pertuni lainnya, dan sudah didiskusikan dalam forum Pertuni,” tuturnya salah satu warga yang sudah menetap di Jogja sejak 2010.
Sri Surani Komisioner KPU Kota Jogja, Divisi Sosialisasi dan Pendidikan Politik menanggapi masukan tersebut. Ia akan mendiskusikan terlebih dahulu aksesibilitas braille di Tempat Pemungutan Suara (TPS) setelah adanya data valid pemilih tetap difabel. 

“Masukan itu akan kami tampung. Dari braille template plastik, sampai kebutuhan lainnya akan kami bicarakan,” katanya, ditemui di kantor KPU kota Jogja pada Rabu pagi (12/10). Lebih lanjut Rani menjelaskan pendataan pemilih tetap difabel sedang dalam proses. Ia masih memfokuskan pendataan pada organisasi waria dan keagamaan. “Setelah itu baru difabel” katanya, “nanti pada 2 November 2016 kita akan rilis datanya”. Pada 2 November mendatang ia akan mengadakan pemutakhiran data, bekerja sama dengan organisasi difabilitas seperti di kota Jogja.

Agenda tersebut dalam rangka mencocokkan data hasil verifikasi KPU kota dengan data yang ada di organisasi difabilitas. “Seperti Sapda, Sigab, Pertuni dan lainnya. Kalau tidak cocok kita akan revisi,” pungkasnya.[Robandi]
 

The subscriber's email address.