Lompat ke isi utama

Partisipasi Difabel dalam Pemilu di Kabupaten Bantul Masih Rendah

Solider.or.id, Yogyakarta - Dari data jumlah penduduk kabupaten Bantul sebanyak 691.445 jiwa, baru 1.151 warga difabel yang ikut berpartisipasi dalam pemilih tetap. Jumlah tersebut hanya mencapai 0,17 persen data difabel dalam daftar pemilih tetap. Padahal 1.768 jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) di kabupaten Bantul.

 “Data itu kita dapat dari dinas kependudukan Bantul” kata Arif Hadiyanto Ketua Divisi Teknis Penyelenggara Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bantul pada Senin (3/10)

Arif  mengatakan data itu masih bersifat sementara. Di tahun 2016 atau di pemilihan Presiden dan Pemilihan legislatif 2019 mendatang jumlah difabel diprediksikan akan terus meningkat. Karena dari data tahun 2015 tersebut, masih ada beberapa difabel di berbagai desa atau kelurahan yang belum tercover. “Kami masih menunggu update dari dinas kependudukan” kata Arif.

Arif juga menambahkan pihaknya akan bekerja sama dengan beberapa kelembagaan difabel seperti Penwas, Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI), Sasana Integrasi dan Advokasi Difabel (SIGAB), dan Komite Penyandang Disabilitas DIY dalam rangka memperbaharui data pemilih tetap difabel. Ia mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat baik yang difabel ataupun non difabel untuk segera mendaftarkan diri menjadi pemilih tetap dengan datag ke kantor KPU Bantul. Ia juga mempersiapkan agenda mendatang untuk melalukan sosialisasi pemilihan akses untuk difabel. “Selain itu kami juga akan mengadakan bimtek kepada pegawai di kecamatan sampai petugas TPS,” pungkasnya. (Amanda Ningrum)

The subscriber's email address.