Lompat ke isi utama
Jamkesus Buffer untuk warga Miskin DIY

Jaminan Kesehatan Buffer bagi Warga Rentan Miskin DIY

Solider.or.id, Yogyakarta- Mutu pelayanan kesehatan yang baik selalu menjadi idaman semua orang. Mereka berbondong-bondong mengupayakan pelayanan yang prima untuk diri sendiri dan keluarganya. Bagi sebagian orang yang sudah aman dengan keuangannya, mereka dengan mudah menggunakan jasa asuransi atau menjamin secara pribadi biaya kesehatan. Namun, bagaimana dengan orang-orang yang tidak memiliki cukup uang untuk membiayai biaya kesehatan? padahal, mereka juga termasuk dalam orang-orang yang memiliki idaman tentang pelayanan kesehatan bermutu.

Pelaksanaan program Jaminan Kesehatan Sosial (Jamkesos) yang diterapkan di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memberi kesan baik. Program ini seakan-akan telah membuka harapan bagi masyarakat rentan miskin dan difabel di DIY yang belum mendapatkan jaminan kesehatan. Mereka berharap tentang penyediaan layanan kesehatan yang lebih baik dan mudah dijangkau. Namun, faktanya program ini belum dapat menjangkau secara menyeluruh.

Kegelisahan tersebut diantisipasi oleh Pemerintah DIY melalui program Jaminan kesehatan  penyangga (buffer).  Buffer akan mencakup biaya kesehatan bagi warga miskin atau rentan miskin DIY. Penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) yang tidak memiliki jaminan kesehatan apapun juga dapat mengakses jaminan kesehatan buffer. Jamkes penyangga tersebut telah diatur dalam Peraturan Gubernur (Pergub) DIY yang masih dalam proses pengesahan. Ditemui Solider pada Rabu (7/9), Kepala Seksi Pelayanan Kesehatan Bapel Jamkes Sosial  DIY, Agus Priyanto menjelaskan bahwa, program tersebut bertujuan untuk menyediakan akses layanan kesehatan bagi masyarakat miskin dan kelompok difabel.

The subscriber's email address.