Lompat ke isi utama
Tim dari UCP RUK sedang bersalaman dengan BUpati

Layanan Kesehatan Terjangkau dan Aksesibel, Mutlak bagi Difabel

Solider.or.id, Bantul-Suharsono, Bupati Bantul membuka pelaksanaan layanan Jaminan Kesehatan Khusus (Jamkesus) Terpadu, Rabu (31/8) di Aula Kompleks II, Perkantoran Pemerintah Bantul.

 “Layanan kesehatan yang terjangkau, aksesibel dan menyeluruh mutlak diperlukan bagi difabel,” ucap Sudarsono dalam sambutannya.

Sebanyak 150 difabel dari kecamatan Pleret, Piyungan dan Banguntapan mengakses Jamkesus Terpadu di Aula Kompleks II, Perkantoran Pemerintah Daerah (Pemda) Bantul.

Pesetya yang mengikuti pembukaan itu merupakan  difabel penerima Jamkesus yang terdaftar dalam Surat Keputusan (SK) Gubernur, peserta penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS), dan difabel yang tidak terdata dalam SK Gubernur namun mendapatkan rekomendasi dari Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bantul.

Pada kesempatan itu, Sudarsono mengapresiasi kerja sama Bapel Jamkesus dengan berbagai stake holder terkait, para mitra, organisasi difabel dan berbagai pihak, sehingga terwujud layanan kesehatan yang khusus diperuntukkan bagi difabel. Dia juga mengimbau agar skema jaminan kesehatan khusus banyak dimanfaatkan oleh difabel di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Sudarsono  juga tidak memungkiri masih terdapat permasalahan yang terjadi. Salah satunya, sebagian besar difabel masih belum dapat mengakses layanan kesehatan khusus tersebut. Dia berharap, sekecil mungkin celah permasalahan yang terjadi pada difabel hendaknya dapat diantisipasi dengan baik, sehingga setiap difabel dapat terlayani kesehatan maupun alat bantu kesehatannya.

Ia mengatakan, di Bantul sudah ada aturan tentang difabel yaitu Peraturan Daerah (Perda) Nomor 11 tahun 2015 tentang Pemenuhan Hak-hak Penyandang Disabilitas. “Dengan adanya Perda tersebut semestinya difabel di Bantul dapat terlayani dengan baik,” harapnya.

Jamkesus Terpadu kali ini merupakan pelaksanaan ke sembilan dari lima belas kali layanan (15 titik) yang telah direncanakan pada periode tahun 2016. Sekaligus menandai pencanangan pasien ke seribu penerima layanan Jamkesus Terpadu. Pada kesempatan tersebut Bupati Bantul menyerahkan secara simbolis penghargaan kepada pasien ke-seribu.

The subscriber's email address.