Lompat ke isi utama

Orangtua Anak dengan Down Syndrome Rayakan Kemerdekaan dengan Mengunjungi Museum

<strong>Solider.or.id.Yogyakarta-</strong> Orangtua dan anak dengan downsyndrome mempunyai cara mereka sendiri dalam merayakan hari kemerdekaan Republik Indonesia, mereka mengunjungi museum TNI Angkatan Udara Dirgantara Mandala Yogyakarta. Orangtua yang tergabung dalam Pusat Informasi dan Kegiatan Persatuan Oratua Anak dengan Down Syndrome (PIK-POTADS) Yogyakarta ini berkegiatan bersama  35 anggota TNI Angkatanpada Rabu (17/8) di museum yang terletak di Sleman ini.

Kegiatan bersama itu berupa seminar, workshop, dan berkeliling museum bersama. Momen tersebut juga dimanfaatan untuk mensosialisakan kepada masyarakat luas tentang keberadaan anak-anak dengan down syndrome, yang juga memiliki peran mengisi kemerdekaan bangsa Indonesia.

Seminar tersebut membahas tentang kesehatan dan kebutuhan penanganan dini terhadap bayi down syndrome. Setelah itu, dilanjutkan dengan workshop macam-macam terapi yang dibutuhkan oleh bayi downsyndrom, dipandu oelh dokter dan terapis dari rumah sakit Angkatan Udara Hardjo Lukito.

Menurut Ketua PIK POTADS, Sri Rejeki Ekasasi, pemilihan lokasi di Museum TNI AU Dirgantara Mandala, bukan tanpa alasan. “Saya ingin menunjukkan kepada Anak-anak DS apa atau siapa itu TNI, khususnya TNI AU . Semua anak berhak atas  informasi apapun, termasuk anak-anak DS,” ujarnya.

Kegiatan memperingati hari kemerdekaan ini merupakan kegiatan tahun kedua yang dilakukan oleh PIK POTADS Yogyakarta sebagai ajang untuk menunjukkan pada masyarakat luas bahwa di sekitar mereka terdapat anak-anak DS, mereka bisa. “Mereka adalah warga yang berdaya yang juga berhak mengisi kemerdekaan ini dengan segenap daya dan kemampuan mereka,” tutur Kiki.

The subscriber's email address.