Lompat ke isi utama
Solo sehat Jiwa

Warga Solo Peringati Hari Kesehatan Jiwa Internasional 2015

Solider.or.id, Surakarta- Sejumlah 50 aktivis yang terdiri dari masyarakat Solo dan tergabung dalam Komunitas Peduli Skizofren Indonesia simpul Solo Raya, Griya Skizofren, Dinkes, Rumah Konseling, FIM Bengawan, RSJD Surakarta berkumpul mengadakan Solo Sehat Jiwa 2015, Minggu pagi (11/10). Acara diawali dengan jalan sehat dari Gladak menuju CIMB Niaga dengan penampilan Teater Akar Daun bersama Orang Dengan Masalah Kejiwaan (ODMK) turut ikut jalan sehat.

Sesampai di depan CIMB Niaga teater mengakhiri penampilan dengan mempertontonkan adegan Caregiver membantu ODMK. Acara berlanjut dengan orasi dari masing-masing komunitas menyampaikan isu terkait yang harus segera diselesaikan sehubungan kesehatan jiwa terutama berhubungan dengan ODMK.

Kepada Solider, Kuncoro Probojati koordinator FIM Bengawan mengatakan bahwa ada lima isu strategis yang diangkat yakni bebas pasung bagi ODMK,menghilangkan stigma buruk, pemerintah agar peduli, perlakuan yang baik dan manusiawi kepada ODMK serta pelayanan kesehatan yang memadai bagi OMDK.

Dukungan dari masyarakat yang memadati Car Free Day pada Minggu pagi tak hanya dengan membubuhkan tanda tangan tetapi diharapkan mau berempati dan berjuang bersama menuju Solo Sehat Jiwa yang seutuhnya.

Di akhir sesi orasi dan teriakan yel-yel serta jingle Solo Sehat Jiwa, Wildania Hilmy Kamila koordinator KPSI Solo Raya mengatakan bahwa berjuang tidak harus mengalami dahulu dan menjadi OMDK. ODMK dalam perspektif difabilitas bisa disebut difabel psiko sosial. "Ada hak orang lain dalam kehidupan kita. Berempatilah, lakukan sebisa mungkin apa yang kita lakukan. Dan lakukan bersama,"pungkasnya.

The subscriber's email address.