Lompat ke isi utama
Orang dengan kursi roda. Sumber gambar: wikidpr.org

DPR Sebut Hal Teknis Bukan di Undang-undang

Solider.or.id, Jakarta- Ketua Kelompok Kerja RUU Penyandang Disabilitas, Ariani  Soekanwo menyebut alasan Panitia Kerja (Panja) menghapus 117 pasal yang terdapat dalam draft RUU Disabilitas usulan Pojka adalah pasal tersebut terlalu teknis. Hal hal teknis tersebut nantinya akan tuangkan kedalam Perpu maupun Perda.

"Alasan mereka menghapus karena terlalu teknis. Padahal itu banyak pasal substansif," ujar Ariani di LBH Jakarta, Senin (28/9).

Ariani mengatakan DPR berjanji RUU yang saat ini sudah masuk di Baleg tetap bisa diimplementasikan. Apalagi, menurut anggota legislatif, nantinya akan ada banyak UU Baru atau peraturan baru setelah RUU ini disahkan.

Pokja RUU Disabilitas bersama LBH kecewa dengan sikap Panja yang menghapus 117 pasal di RUU Penyandang Disabilitas. Kekecewaan tersebut mereka sampaikan pada diskusi di Kantor LBH Jakarta, Senin (28/9).

The subscriber's email address.