Lompat ke isi utama
Popi dan seorang anak difabel

Usaha Kecil Menengah Tunjang Kemandirian Difabel

Solider.or.id-Bandung, “Produk Tin-Tin Cheep hasil usaha bersama IKAdK, turut menyelamatkan negara ini di tambah pelaku usaha merupakan dari kalangan Keluarga yang memiliki anak dengan difabilitas dan diharapkan tumbuh UKM-UKM baru dari kalangan difabel lainnya untuk memajukkan negara serta demi kemandirian mereka (difabel),” ungkap Popi Khofifah Malik Kepala Diskoperindag Kab. Bandung saat Launching Usaha Kecil Menengah Ikatan Keluarga Anak dengan Kecacatan (UKM IKAdK) wilayah Cileunyi Kab. Bandung di halaman Parkir Kantor Kecamatan Cileunyi, Jalan Raya Percobaan No. 39 Kab, Bandung , Selasa (28/07).

            Popi menyampaikan Produk Tin-Tin Cheep bersifat tahan lama jadi bisa masuk ke toko modern, minimarket dan supermarket maka dari itu jalin kerja sama dengan Pemilik usaha untuk memasarkan produk dengan perjanjian tidak saling merugikan satu dengan lainnya.

 “Produk ini nantinya jangan diberi sudut UKM, sejajarkan dengan produk lainnya. Produk ini sudah masuk ke taraf Internasional, bahkan Tin-Tin Cheep ada yang mau beli merk termasuk ada dua bank yang mau beli merk Tin-Tin Cheep, tapi saya larang tetap harus di hier oleh kita,” terang Poppy (Zulhamka Julianto Kadir)

 

The subscriber's email address.