Lompat ke isi utama
Nur Syamsan (berjilbab pink) dan teman-temannya dari Akar Tuli

Komunitas Akar Tuli: Tunjukkan Bakat di Car Free Day

Solider.or.id, Malang- Komunitas Akar Tuli  menunjukkan bakat anggotanya di Car Free Day, Jalan Ijen Malang, Minggu (31/5).  Usulan untuk tampil di car free day ini berawal dari tugas praktikum Public Relation ketua Komunitas Akar Tuli, Nur Syamsan. Untuk pentas kali ini, komunitas berlatih dengan bimbingan teater dan tim dance Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).  Teater berisi puisi,melukis,dance bebas, dance hip hop,pantomim dan flash mob bahasa isyarat.

Nur Syamsan dan Siti Nur Lathifah, anggota Akar Tuli menciptakan puisi berjudul “Aku” Puisi yang berangkat dari kisah nyata ini disajikan dengan bahasa isyarat dan dibantu dengan juru bahasa. "Karena selama seumur hidup aku bagaikan patung yang tak bersuara ,selama ini aku ingin membaurkan dengan teman sebaya , tetapi aslinya aku diinjak- injak dalam hidupku. Kupikir yang menderita hanya aku , tetapi ternyata semua anak tuli juga mengalami hal yang sama denganku .akhirnya kubuat puisi yang nyata," ungkap Nur Syamsan. Dia berharap puisi ini bisa membantu mengajak masyarakat bisa mengerti kondisi dan bekerja sama dengan teman difabel.

 “Semoga mereka kuat dalam menghadapi apapun terjadi, tetaplah melangkah jalan yang benar dan selalu tersenyum setiap hari itu bisa membantu dalam semangat melangkah terus, “  ungkap Nur melalui bahasa isyarat.  Kegiatan tersebut juga mengenalkan Flash Mob Bahasa isyarat BISINDO baru untuk mengajak masyarakat untuk lebih mengenal tentang bahasa isyarat. Nabila Sofyan selaku bendahara tim praktikum Ilmu Komunikasi UMM berharap tidak berhenti berkarya. Ia juga berharap acara ini bisa membantu komunitas akar tuli untuk menyadarkan mereka tentang kehidupan difabel dan memahami apa kebutuhan akses. (Dina Amalia Fahima)

The subscriber's email address.