Lompat ke isi utama
Rekrutmen difabel di Sekolah Tinggi Pariwisata, Bandung

Kesempatan Kerja Difabel Bandung: Penerimaan di Sektor Pariwisata Menurun

            Solider.or.id, Bandung- Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Bandung kembali membuka kesempatan peluang kerja berkareir di dunia pariwisata. Kesempatan ini bisa diikuti difabel yang berminat dan sesuai dengan kemampuannya untuk berkarir di industry pariwisata. Namun sayang The 9th International Tourism & Hospitaly GRAND RECRUITMENT yang digelar di gedung serba guna STP Bandung, Jalan Setiabudhi No. 186 Bandung selama 2 hari 12-13 Mei 2015, rekruitmen untuk difabel mengalami penurunan dibandingkan tahun 2014 lalu.

            Dari 60 perusahaan industri pariwisata dalam negeri maupun luar negeri di antaranya Hotels, Travel Agencies, Resorts, Airlines, Theme Parks, Retails Cruitse Lines dan Restoran dengan membuka sebanyak  14.000 lowongan pekerjaan. Walikota Bandung Ridwan Kamil dalam pembukaan The 9th International Tourism & Hospitaly GRAND RECRUITMEN di STP Bandung menyampaikan dan juga mempostingkan di akun Facebook ‘Ridwan Kamil Untuk Bandung’ Selasa (12/05), bahwa industri pariwisata sepakat dengan permintaan pemkot Bandung agar dari 14.000 lowongan kerja, sekitar satu persen atau 140 nya dialokasikan untuk difabel  Bandung.

            Faktanya di Grand Rekruitment STP Bandung pada 2015 yang membuka kesempatan untuk difabel hanya 5 perusahaan di antaranya Sari Ater Bandung (1. Office Boy 3 orang, 2. Diswasher 4 orang, 3. Toilet Attendant orang), Shangrila Hotel Jakarta (1. Towel Attendant 2 orang, 2. Locker Attendant 2 0rang, 3.Guest Service Attendant 1 orang, 4. Florist 1 orang), Grand ValoreHotel & Confrence center (1. Telephone Operator 1 orang, 2. Order take 1 orang 3. Office boy 1 orang), Fabu Hotels (1. ENginering Crew 10 orang, 2. Sales admin 2 orang, 3. Store keeper 2 orang, 4. Purchasing 2 orang, 5. HR Admin 2 orang), Intercontinental Hotel Group (1. Line Attendant 2 orang, 2. Laundru Attendant 2 orang, 3. Uniform Attendant 2 orang), sedangkan  tahun 2014 yang telah diberitakan solider oleh contributor Aden Achmad M.E menyatakan 7 perusahaan diantaranya Shangrila Hotels Jakarta, Swiss Bell Hotel Jakarta, Hotel Clarity Bandung, Padma Hotel Bandung, Golden Hotel tulip Bandung, Dari Ater Resort Spa Bandung, Artotel Hotel Jakarta. Dengan demikian himbauan Pemkot yang disampaikan Ridwan kamil belum berjalan sebagaimana mestinya, maka yang didapat penurunan jumlah perusahaan yang menerima difabel dan kuota di bawah 1%.

            Billy B Purnama Ketua Gerkatin Jawa Barat sebagai koordinator untuk deaf menyayangkan belum tersedianya interpreter di dalam job fair yang diselenggarakn STP, “di awal pembukaan apa yang disampaikan Ridwan Kamil tidak tau tuh, aku tuli, aku ga tau apa-apa. Selain itu banyak teman-teman tuli yang merasakan kesulitan saat memasukkan CV yang dibawanya untuk memasukkan lamaran karena tidak ada nya intepreter” Ujar Billy kepada solider menyampaikan melalui pesan singkat BBM (12/05).

            Walaupun masih terdapat kendala Billy mengatakan sebagai koordinator Gerkatin Jabar mengucapkan terimakasih atas kerjasama bersama STP Bandung telah mengundang kami Gerkatin sudah ke- 4 kalinya tiap tahun sejak 2012 – 2015. Di hari pertama ada 13 orang deaf  berasal dari Bandung dan di hari kedua 7 orang dari Bandung, 5 orang datang dari garut, 1 orang dari Jakarta. Total keseluruhan 26 orang Deaf. “Alhamdulilah teman-teman tuli/deaf semangat dan ingin bekerja sungguh-sungguh. Setara dengan orang umum untuk dapat pekerjaan” ungkap Billy B Purnama.

            Pihak panitia telah menyediakan ramp portable dari pintu masuk  untuk teman-teman difabel daksa pengguna kursi roda, hingga hari ke dua tak kunjung tiba difabel lainnya selain deaf/tuli. “Belum ada orang tuna daksa, CP (cerebral palsy-red) atau difabel lainnya. Mungkin kurangnya informasi  dan koordinator lainnya bisa juga kurang respon dari teman-teman difabel lainnya bahkan  mereka bisa saja kapok karena tahun lalu  tidak ada yang diterima termasuk tuli”, tutup Billy. (Zulhamka Julianto Kadir)

The subscriber's email address.