Lompat ke isi utama

Expo Disabilitas Sepi Pengunjung

Solider.or.id, Surakarta – Dalam penutupan Expo Disabilitas pada Minggu (2/11/2014) Kepala Dinas naga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Surakarta, Sumartono Karjo mengakui gelaran ini minim pengunjung. Expo hasil kerjasama Kementrian Ketenagakerjaan dan Pemerintah Kota Surakarta berlangsung dua hari dan bertempat di Graha Wisata Niaga, Jalan Slamet Riyadi Surakarta.

“Kami mengakui belum berhasil menarik banyak pengunjung meski promosi sudah kami lakukan dengan baik,” tuturnya.

Dia menyatakan bahwa promosi yang dilakukan sudah di banyak tempat, baik melalui media maupun memasang pengumuman di beberapa lokasi.

Selain mengunngkapkan kendalanya, Sumartono juga memuji hasil karya difabel. Dia mengungkapkan bahwa manajemen Carefour menilai pegawai difabel memiliki kinerja yang jauh melebihi pegawai lainnya.

Di sisi lain dia menyatakan dari expo ini adalah membuka banyak hal yang bisa ditangkap oleh pemerintah, khususnya untuk memfasilitasi kebutuhan difabel.

Perlu Pelibatan Banyak Pihak

Menanggapi minimnya pengunjung, salah satu peserta Joko Sumpeno menyatakan perlu pelibatan banyak pihak. Karena panitianya dari pusat maka Event Organizer (EO) yang digandeng juga dari pusat, yang tidak mengenal kondisi di wilayah.

“Kalau mau banyak penonton seharusnya EO-nya lokal, selain itu bisa juga dengan mengajak institusi baik negeri maupun swasta untuk berpartisipasi. Misalnya mengajak siswa SD, SMP, SMA untuk melihat. Sehingga menimbulkan empati. Sedangkan (siswa-red) SLB juga harus melihat untuk melihat hasil kerja seniornya,” paparnya seusai acara penutupan.

The subscriber's email address.