Lompat ke isi utama

Ijazah SLB Di Boyolali Lambat Dikeluarkan

Solider.or.id, Boyolali- Ijazah Sekolah Luar Biasa (SLB) lambat dikeluarkan. Tiga SLB di daerah Boyolali yang dimintai keterangan oleh Solider membenarkan hal ini. Sri Asdati Kepala SLB Yayasan Penderita Cacat Mental (YPCM) menyatakan bahwa keterlambatan ini sering kali terjadi. Saat ini di sekolah yang diampunya baru sebagian ijazah yang sudah keluar.

Menurutnya selama ini hal tersebut tidak menjadi masalah serius. Hal ini disebabkan para siswa biasanya melanjutkan sekolah di satu atap sehingga ijazah bukan menjadi syarat utama lagi. Selain itu ada beberapa siswa yang sudah lulus tidak kunjung mengambil ijazahnya.

“Kan biasanya di sini lulus dari SDLB meneruskan SMPLB di sini juga, kemudian SMALB-nya juga di sini. Jadi nggak apa-apa tanpa ijazah,” jelasnya saat ditemui di ruang kerjanya di Jalan Merapi Boyolali.

Kemudian lulusan SMALB yang akan melanjutkan kuliah sangat sedikit, menurutnya mereka tersebut bisa mendaftar kuliah dengan surat kelulusan sementara karena menunggu ijazah yang keluar sekitar bulan Oktober.

Ijazah Ujian Sekolah Belum Turun

Riza Isnaini salah satu pengajar SLB Yayasan Pendidikan Anak Luar Biasa (YPALB) Cepogo menyatakan sebagian ijazah sudah keluar. Ijazah yang belum keluar adalah untuk siswa yang mengikuti ujian sekolah.

Sementara Nur Chamid, kepala SDLB Negeri Boyolali menyatakan bahwa ijazah untuk siswa SLB yang mengikuti ujian nasional memang sudah keluar. Namun untuk siswa yang mengikuti ujian sekolah memang belum turun.

Hal ini memang biasa terjadi, menurutnya keterlambatan dari provinsi. Dikdas PK-LK provinsi memang mengurus ijazah untuk siswa yang mengikuti ujian sekolah setelah ijazah ujian nasional selesai.

Untuk menindaklanjuti ketiadaan ijazah ini, Nur menyatakan dia berkoordinasi dengan pihak sekolah yang akan dituju oleh anak didiknya. Biasanya dia menyarankan agar lulusan SDLB ini melanjutkan ke SMPLB Yayasan Kesejahteraan Anak-anak Buta (YKAB) Boyolali. Hal ini dikarenakan dulu sekolah ini berada satu gedung dengan SDLB Negeri Boyolali.

“Saya biasanya mengarahkan anak didik saya ke SLB YKAB. Nanti saya yang menghubungi kepala sekolahnya untuk masalah ijazahnya,” tuturnya melalui telpon genggam.

 

The subscriber's email address.