Lompat ke isi utama

Gerakan Peduli Indonesia Inklusi Sosialisasi di Orientasi Mahasiswa Baru FKIP UNS Sebelas Maret

Solider.or.id, Surakarta-Gerakan Peduli Indonesia Inklusi (GAPAI), sebuah komunitas mahasiswa lintas fakultas yang menyuarakan peduli inklusi melakukan sosialisasi pada Orientasi Studi Mahasiswa Baru (Osmaru) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP)  di Auditorium UNS Sebelas Maret, Kamis (21/8/2014). Diwakili oleh Narisa Haryanti, Nizrina Fitria Faja,r dan Heri Setioko mereka menggandeng Avida Mega, mahasiswa baru difabel netra yang diterima melalui ujian tulis Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2014.  

“FKIP adalah fakultas pertama yang menerima mahasiswa difabel. Tahun pembukaan gerbang inklusi. Mega mahasiswa  pertama yang memasuki gerbang itu. Semua mahasiswa baru harus mulai tahu, bahwa ini lho, ada kawan difabel berkuliah di sini dan kita bisa saling membantu,”jelas  Nizrina Fitria Fajar mewakili GAPAI.

Sementara itu Eko Pujianto, Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FKIP UNS Sebelas Maret yang ditemui di ruang panitia Osmaru mengatakan bahwa saat pendaftaran ulang pihaknya telah mengetahui bahwa ada mahasiswa baru difabel. “Selama ini baru seorang mahasiswa baru difabel  dan ini yang pertama.  Bahwa kampus ini dicanangkan sebagai kampus inklusi pada tahun 2013, ternyata benar, UNS tangannya terbuka,”tutur Eko Pujianto mahasiswa FKIP jurusan Pendidikan Kimia angkatan 2011.

Pada 19 Juni 2014 lalu, GAPAI menyelenggarakan Expo dan menyampaikan deklarasi Peduli Inklusi  yang secara simbolis tertuang pada penandatanganan deklarasi peduli inklusi oleh BEM di seluruh UNS Sebelas Maret, Badan Pers Mahasiswa di lingkungan UNS Sebelas Maret, serta seluruh pembicara dan peserta acara tersebut.

The subscriber's email address.