Lompat ke isi utama
Suyadi saat mengikuti Perpaprov Tahun lalu

Difabel Pengguna Jamkesmas Tidak Dilayani Dengan Baik

Solider.or.id, Boyolali – Suyadi, salah seorang difabel yang mendapat kecelakaan saat mencari pakan ternak tidak mendapat layanan baik saat berobat menggunakan kartu jaminan kesehatan masyarakat  (Jamkesmas). Saat ditemui di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Boyolali Minggu (17/8/2014),  Suyadi masih tergolek lemah.

“Ya harus bolak-balik keluar masuk rumah sakit ini,” tuturnya.

Sri Mulyati, istri yang menemaninya, menuturkan kejadian yang menimpa suaminya pertengahan bulan puasa lalu. Menurutnya saat itu pria dengan amputee tangan kiri mengalami terjatuh dari pohon. Dia mengalami patah tulang belakang dan dilarikan ke RS PKU Muhammadiyah Boyolali. Setelah itu dia dirujuk ke RSUP Dr. Moewardi Surakarta dengan menggunakan layanan Jamkesmas.

“Di sana ndak diapa-apakan sampai sepuluh hari. Cuma di-rontgen saja. Sampai saya tanya berkali-kali tapi tetap tidak diapa-apakan” kata perempuan yang merupakan atlet paralimpik ini.

Geram dengan perlakuan rumah sakit pihak keluarga meminta pulang paksa. Selanjutnya pasien dibawa ke RS Karima Utama Kartasura. Di rumah sakit ini dia dioperasi untuk memasang pen, tetapi biaya operasi harus ditanggung keluarga karena pihak rumah sakit hanya menerima layanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Seminggu setelah pulang ke rumah laki-laki yang pernah membela Boyolali dalam Perpaprov 2013 lalu ini harus dibawa ke rumah sakit lagi karena ada masalah dengan saluran kencing. Akhirnya dia dilarikan ke RSUD Boyolali dan dirawat di kelas III.

The subscriber's email address.