Lompat ke isi utama

Difabel Lombok Advokasi Aksesibilitas Jalan

Solider.or.id,Lombok Timur- Advokasi akses jalan untuk Difabel supaya bisa menjangkau sarana dan prasarana di tempat umum seperti perkantoran dan tempat ibadah sudah mulai membuahkan hasil di Lombok timur. Seperti diketahui akses di perkantoran maupun tempat ibadah terutama masjid selama ini sangat sulit terpenuhi karena rata-rata kantor dan tempat ibadah terutama masjid semuanya mempunyai anak tangga.

Isu pentingnya kebutuhan difabel untuk mendapatkkan akses di tempat umum ini, pertama kali diungkapkan oleh kepala desa selebung ketangga Lalu Bagus Wacana dalam acara penyerahan bantuan kursi roda (08/7) lalu yang bertempat di Kantor Kepala Desa Selebung Ketangga. Dan isu tersebut disampaikan lagi dalam acara Musrendes (30/7) lalu.

Pada Musrendes yang dihadiri oleh 20 kepala lingkungan masing-masing dusun dan beberapa tokoh agama tersebut mengungkapkan betapa pentingnya akses untuk difabel di lingkungan tempat ibadah yaitu Masjid. Hal senada juga disampaikan oleh H.L Fatahurrahman sebagai Imam Besar di Masjid desa selebung ketangga.

H.L Fatahurahman bahkan langsung berjanji akan menerapkan kebijakan mengenai akses tersebut di Masjid Besar Desa Selebung Ketangga yang kebetulan masih dalam tahap renopasi. “Sebagai komitmen kita terhadap kebijakan ini, kita akan memulainya di Masjid besar terlebih dahulu, setelah itu secara berlahan kita akan instruksikan ke masjid- masjid yang lainya “ terangnya.

Sementara itu pihak kepala desa Selebung Ketangga sebagai pencetus advokasi akses untuk difabel ini, jauh hari sebelumnya  sudah melakukan renovasi di depan pintu masuk ruangan pelayanan masyarakat. Bahkan pintu gerbang kantor desa yang selama ini mempunyai anak anak tangga sudah di pindahkan ke tempat lain supaya tidak terlalu curam untuk pembangunan ramp.

“Sebagai kepala desa yang baru menjabat belum satu tahun, program advokasi akses jalan untuk difabel ini adalah sebuah kemajuan. Walaupun itu berawal dari masalah orang tua saya yang kebetulan memakai kursi roda juga “ terang Lalu Bagus Wacana. Dan ke depannya apa yang di lakukan oleh kepala desa Selebung Ketangga ini bisa menjadi desa percontohan mengenai pentingnya akses jalan untuk masyarakat penyandang difabel yang ada di setiap desa,”harap Lalu Bagus (Lalu Wisnu)

The subscriber's email address.