Lompat ke isi utama

83 Netra Suarakan Hak Pilih di Kota Malang

Solider.or.id, Malang - Sebanyak 83 difabel netra dari Unit Pelaksana Teknis Rehabilitasi Sosial Cacat Netra Kota Malang, menyalurkan hak pilih mereka di TPS-TPS terdekat pada Rabu (9/7). Sejak pukul 7 pagi, mereka bergegas datang ke TPS dibantu pendamping.

Ditemui di lokasi, petugas Unit Pelaksana Rehabilitasi Sosial yang berada di bawah pengawasan Dinas Sosial Jatim, Sutrisno mengatakan ada 105 difabel netra di panti rehabilitasi. Sementara yang memiliki hak menyalurkan suara ada 83 orang. Angka itu menunjukkan kenaikkan dibanding pemilu pileg 9 April lalu yang berjumlah sekitar 46 orang. "Mereka memilih di TPS 27, 28 dan 29," kata bapak paruh baya yang telah lima tahun bekerja di situ.

Selama berada di TPS, para difabel netra dibantu pendamping dari panti dan panitia di TPS. "TPS ada petugas yang membantu para difabel netra," kata Sutrisno. Pengalaman legeslatif lalu membantu para difabel netra untuk menjalani proses pencoblosan. Atas dasar itu, Sutrisno meyakini difabel netra bisa mandiri dalam menentukan pilihannya di bilik suara.

Di tempat yang sama Hartady Wibowo seorang difabel netra yang tinggal di wisam panti, mengungkapkan kegembiraannya atas mendapat kesempatan menyoblos. Walaupun masih didampingi pendamping, Hartady tetap bisa mencoblos tanpa ada halangan. Di akhir wawancara, mantan keamanan itu berharap pemimpin baru mendatang bisa membawa kebaikkan bagi Indonesia. Seperti diberitakn sebelumnya, KPU Kota Malang melalui divisi sosialisasi mengatakan ada sekitar 300 orang difabel netra di Kota Malang.

The subscriber's email address.