Lompat ke isi utama
Hairunnisa

Perangkat Teknologi Jaws Baru Terjangkau Di Palu

Solider.or.id, Semarang – Perangkat teknologi yang membantu difabel netra mengakses informasi baru terjangkau di Palu. Hairunnisa (16) salah satu siswa yang mengikuti Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) yang digelar di Hotel Patra Jasa Semarang mengaku baru belajar program Jaws.

Hairrunnisa merupakan siswa dari tim Sulawesi Tengah yang masuk final lomba menyanyi Sekolah Menengah Luar Biasa (SMPLB). Dia merupakan penyandang low vision.

“Baru belajar pakai Jaws. Karena di sekolah sudah ada. Baru belajar mengetik dan mencari lagu,” jelasnya saat ditemui di hari terakhir FLS2N Rabu (4/6/2014).

Lutfi, salah seorang gurung yang ikut pendamping tim Sulawesi Tengah menyatakan bahwa sebelumnya Hairunnisa baru bersekolah di Palu. Siswa kelas satu SMPLB ini sebelumnya bersekolah di luar Palu yang masih belum terjangkau teknologi tersebut.

Lutfi menuturkan  bahwa teknologi ini belum dikenal luas di Sulawesi Tengah, baru ada di Palu. Tunanetra di sana lebih banyak mengakses informasi menggunakan buku berhuruf braille.

Hal ini membuat akses informasi bagi tunanetra terbatas. Antonio Giovanno (14), peserta FLS2N lain yang berasal dari Poso menuturkan saat ini belum bisa mengakses teknologi ini. Akibatnya, referensi bacaannya sangat terbatas pada buku-buku pelajaran yang sudah berhuruf Braille.

The subscriber's email address.