Lompat ke isi utama

Diskusi Lanjutan Draft RUU Disabilitas Bidang Pendidikan

Solider.or.id, Yogyakarta. Bertempat di kantor Pusat Layanan Difabel (PLD) Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga (UIN SUKA) Yogyakarta, Gedung Rektorat Lama lantai 1, pada Kamis (1/5/2014) dilaksanakan diskusi lanjutan pembahasan Draft Rencana Undang-undang (RUU) Penyandang Disabilitas, bagian ketiga bidang Pendidikan.

Diskusi menghadirkan Pimpinan Driya Manunggal, Setia Adi Purwanta, dan Ninik, Pengurus Pusat Layanan Difabel (PLD) UIN Suka Arif Maftukhin dan Ro’fah Makin, Joni Yuliyanto dari SIGAB, Risnawati Utami Ohana, perwakilan dari Ciqal Dwi Suka, perwakilan Gerkatin Solo Ismail, perwakilan Deaf Art Community Sri Hartaningsih Wijaya, dan perwakilan dari persatuan penyandang disabilitas indonesia DIY, Dwi.

Diskusi bertujuan untuk menghimpun masukan dari masyarakat atas Draft RUU Penyandang Disabilitas yang telah didiskusikan di Hotel Melia Purosani pada 20-21 April 2014. Selain itu, kegiatan diskusi juga dilaksanakan untuk memberikan sosialisasi atas usulan draft RUU yang sudah dihasilkan oleh Tim Kelompok Kerja (Pokja), sekaligus menyusun strategi advokasi sebagai upaya dukungan dalam proses pembentukan undang-undang.

Dalam diskusinya selain  menambah dan mengurangkan pasal per pasal menyesuaikan dengan semangat pergerakan bagi penyandang disabilitas di Yogyakarta, juga menghasilkan keputusan untuk mengganti beberapa bunyi pasal yang mengcopy paste dari United Nation Convention of the Right of People With Disabilities (UNCRPD).

“Tidak dibenarkan perlakuan mengambil persis dari UU yang telah ada sebelumnya. Semangatnya boleh mencerminkan CRPD atau UU yang sudah ada sebelumnya, akan tetapi kalimatnya tidak boleh diambil serta merta sebagaimana yang ada di dalamnya,” Setia Adi Purwanta, Direktur Driya Manunggal mengemukakan alasan pengusulan pencoretan beberapa pasal dan bab dalam draft RUU tersebut dan menggantikannya dengan usulan baru.

Diskusi lanjut juga didasari oleh karena akan diselenggarakannya workshop nasional Draf RUU Penyandang Disabilitas di Jakarta pada 6-8 Mei 2014. Diharapkan hasil diskusi akan menjadii masukan yang dapat diakomodir oleh Tim Pokja  dan dimasukkan dalam draf RUU yang disempurnakan. Selanjutnya hasil penyempuraan akan disampaikan pada Tim Pokja dan akan disampaikan dalam wokshop nasional di mana hasil workshop akan segera didesakkan bersama dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2104.

The subscriber's email address.