Lompat ke isi utama
Seorang siswa Yaketunis menyanyi dalam acara ulang tahun

Yaketunis Rayakan Ulang Tahun ke-50

Solider.or.id,Yogyakarta. Dalam rangka ulang tahun emasnya (HUT ke-50), Yayasan Kesejahteraan Tunanetra Islam (Yaketunis) akan menyelenggarakan perlombaan dan konvoi keliling Kota Yogyakarta bagi difabel netra di Daerah Istimewa Yogyakata (DIY) dan sekitarnya. “Permainan catur yang dilaksanakan pada tanggal 20 April 2014 di Aula Kantor Yaketunis mengawali peringatan ulang tahun ke-50 Yaketunis Yogyakarta.,” kata Hari Pramono, penanggung jawab acara lomba menyampaikan pada solider, Minggu (27/4/2014).

Beberapa agenda lainnya adalah lomba bernyanyi, yang dilaksanakan pada hari ini Minggu (27/4/2014) bertempat di Aula Kantor Yaketunis, lomba pidato Bahasa Jawa dan lomba tartil Al-Qur'an pada Jumat (2/5/ 2014), lomba cerdas cermat, Jumat (11/5 2014), serta lomba tenis meja, Rabu (15/5/2014).

Sedangkan konvoi keliling Kota Yogyakarta sekaligus menandai puncak acara direncanakan untuk diselenggarakan pada tanggal 18 Mei 2014 pukul 07.00 WIB dengan start di Kantor Yaketunis Jalan Parangtritis No. 46 Yogyakarta dan finish di XT Square.

Hari Pramono mengutarakan, peserta lomba terlihat antusias dengan banyaknya peserta yang melebihi kuota panitia. Seluruh lomba tidak hanya bagi siswa yang bersekolah di Yaketunis, tetapi juga bagi alumni dan seluruh difabel netra yang berdomisili di DIY dan Jawa Tengah, di antaranya berasal dari Klaten, Magelang juga Semarang.

Pemenang lomba akan mendapatkan piagam penghargaan dan uang pembinaan dari Yayasan Yaketunis, yang akan disampaikan pada saat puncak acaranya di XT Square, tambahnya.

 “Kami berharap, diusianya yang ke 50 tahun ini pendidikan di Yaketunis meningkat, baik pendidikan formal maupun nonformal, harapan lain Yaketunis lebih dikenal oleh masyarakat luas, serta yang tidak kalah penting adalah mengubah mindset sebagian keluarga yang takut menyekolahkan anaknya atau anggota keluarganya ke Yaketunis karena beranggapan bahwa sekolah di Yaketunis itu mahal.” Hari Pramono menyampaikan harapannya.

“Beberapa lomba diharapkan menjadi salah satu ajang pemilihan siswa berprestasi untuk diikutkan lomba-lomba yang diselenggarakan oleh pemerintah. Lomba-lomba seperti lomba olahraga catur dan tenis meja, pernah mengantarkan siswa Yaketunis  menjadi juara nasional di Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (OOSN),” tambah Hari Pramono.

“Dengan event lomba seperti ini akan melatih tingkat kemandirian, dan rasa percaya diri bagi siswa-siswa sehingga prestasi mereka menjadi lebih baik,” kata Hari Pramomo menyampaikan di akhir interviewnya dengan Solider.

The subscriber's email address.