Lompat ke isi utama

Pemilu Gunungkidul Belum Aksesibel

Solider.or.id, Yogyakarta- Pemilihan calon legislatif yang dilaksanakan 9 April kemarin masih belum aksesibel bagi difabel. Template  hanya tersedia untuk kertas suara Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI). Salah satu Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Dusun Grogol Desa Bejiharjo Kecamatan Karangmojo Gunungkidul Yogyakarta bahkan memiliki tempat yang tidak akses.

Joko, salah satu difabel netra ikut serta dalam pemilu kali ini, meski harus memakai pendamping di bilik TPS, ia datang bersama dua saudaranya yang juga difabel netra untuk mengikuti pemilu ini.

“Saya sudah terdaftar dalam daftar pemilih tetap, kebetulan kemarin juga dapat undangannya,” papar Joko

Terkait soal ketersediaan template Ketua KPPS mengatakan bahwa ketersediaan template hanya bergantung dari KPU pusat. Ia hanya sekedar menerima, dan mengaku tidak begitu paham soal mekanisme penyediaan template.

“Saya hanya mendapat arahan mengenai mekanisme pemilu saja, kalau pemilih khusus seperti Pak Joko ini saya cuma diberikan kertas suara yang ada braile nya ini satu saja. Itu mungkin karena datanya cuma ada satu KK saja yang butu braile,” ujarnya.

Tidak Ada Sosialisasi

Lebih jauh Joko mengatakan bahwa ia memilih kali ini karena sudah terbiasa seperti pemilu dua periode sebelumnya. Tempat yang sama, dan sistem yang hanya berganti dari contreng ke coblos tak merisaukan Joko dalam turut serta menyuarakan aspirasinya.

Namun, dalam segi perhatian pemerintah Joko masih menyayangkan karena tidak adanya sosialisasi dan pengarahan yang notabene dating sendiri dari pemerintah. “Kampanyenya saya tidak tahu, calonnya siapa siapa saja sesungguhnya saya tidak kenal. Kalau soal nyoblos sih. Karena tempatnya dulu juga disini, jadi nggak bingung lagi,” ujar Joko

Keterlibatannya dalam pemilihan juga ia akui hanya sebatas untuk turut berpartisipasi. Ia tak banyak berharap dari calon legislatifnya. Menurutnya, kaum kecil seperti ia hanya bias pasrah.

“Ya, mestinya kan calonnya aruh-aruh ke rumah, atau minimal mengadakan sosialisasi atau gimana ya. Tapi kemarin kok kayaknya nggak ada. Ya mungkin karena saya ini orang kecil, jadi enggak begitu berpengaruh suara saya. Tapi gak apa apa, ini ikut rame rame biar gayeng (seru-red),” pungkas Joko.

The subscriber's email address.