Lompat ke isi utama

Organisasi Difabel Bantul Pertanyakan Akomodasi Pemilih Difabel Netra

Solider.or.id,Bantul-  Sekelompok difabel yang mengaku perwakilan dari  Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Cabang  Bantul, melakukan audiensi kepada Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Bantul, di Jalan Wakhid Hasyim Palbapang Bantul, pada Jum’at (28/03/2014). Mereka menuntut KPUD mengakomodasi penyandang difabel.

“Mohon KPUD menyediakan template (kertas suara dengan braille), sehingga teman-teman difabel netra dapat menjaga kerahasian dalam mencoblos, karena dapat melakukan sendiri tanpa memerlukan pendamping,” demikian ungkap I Made Sudana mengawaki audiensi.

Kemudian Sutiyono, pengurus PPDI  lainnya menambahkan alangkah baiknya apabila pihak KPUD memberdayakan difabel dalam berbagai pekerjaan, misalnya melipat kertas suara.

Bukan Wewenang KPUD

Sementara pihak KPUD menyambut baik dan berterima kasih, tetapi berkaitan dengan penyediaan template adalah kewenangan dari KPU pusat, dan dalam hal ini KPUD sudah menyampaikan permohonan. “Berkaitan dengan mempekerjakan difabel, KPUD mengaku pekerjaan pelipatan kertas suara sudah selesai, tetapi berjanji akan dilibatkan pada pemilihan presiden mendatang,” ujar Didik, komisioner KPUD divisi logistik dan umum.

Selain dihadiri perwakilan PPDI, acara ini juga didampingi oleh Novi, salah seorang kandidat legislatif Bantul yang mempunyai anak penyandang Cerebral Palsy (CP). Novi menyadari apa yang diperjuangkan PPDI ini tidak mungkin terwujud pada Pemilu 9 April mendatang. Ia berharap pihak KPUD akan lebih mengakomodasi difabel dan yang perlu diperhatikan adalah kebutuhan masing-masing difabel berbeda, tergantung jenis difabelnya.

“Kalau selama ini pihak KPU masih banyak kekurangan terhadap kebutuhan difabel, hal tersebut karena minimnya pengetahuan dengan difabel. Dengan adanya kegiatan ini menjadi masukan berharga bagi KPU,” tutur Titik, komisioner KPU divisi sosialisasisebagai penutup

The subscriber's email address.