Lompat ke isi utama
Berdiskusi: Para difabel yang berasal dari beberapa organisasi di Malang Raya sedang berdiskusi terkait kebijakan publik yang kurang berpihak pada difabel

Implementasi Peraturan Terkait Hak Difabel Masih Rendah

Solider.or.id  Malang - Himpunan Mahasiswa Ilmu Pemerintahan (Himap) Universitas Brawijaya bekerja sama dengan Pusat Studi Layanan Disabilitas (PSLD) mengadakan seminar dan workshop yang bertemakan Inklusivitas Difabel di Kota Malang pada Sabtu (30/11).

Acara yang dihadiri oleh sebagian besar organisasi difabel di Kota Malang itu mengangkat wacana kebijakan publik. “Para difabel tidak bisa menikmati fasilitas publik karena kurangnya perhatian,” kata Khairina Salsabilla salah satu anggota HIMAP. Rendahnya implementasi undang-undang yang dibuat oleh pemerintah terkait hak difabel menjadi acuan diselenggarakannya acara tersebut. “Secara nasional undang-undang terkait hak difabel telah ada, namun tidak berjalan dengan baik di lapangan,” kata Sudjito selaku direktur PSLD.

Muhtar Haboddin dosen Ilmu Pemerintahan yang memaparkan topik peta kebijakan publik menjelaskan bahwa salah satu hal penting untuk mempengaruhi kebijakan adalah adanya aktor. Aktor yang dimaksud adalah segenap orang atau organisasi yang memiliki kaitan dengan kebijakan. “Semakin orang itu memiliki kekuasaan, semakin bisa suara kita didengar,” tambah ketua pusat kajian kebijakan publik di Ilmu Pemerintah itu.

Muhtar menambahkan, semakin banyak difabel yang memahami kebijakan publik akan memudahkan kampanye mereka memperjuangkan hak. Hal tersebut bisa dilakukan dengan cara memperkuat lobi, negosiasi, mediasi, dan kolaborasi maka hak-hak difabel bisa diraih. “Di dunia politik itu yang abadi adalah kepentingan, bukan pertemanan. Kepentinganlah yang mempertemukan mereka,” tambahnya.

Acara yang berlangsung selama dua hari tersebut direncanakan akan melahirkan suatu forum difabel se- Malang Raya. Forum tersebut sebagai wadah silaturahmi dan saling tukar informasi terkait fenomena difabel di Malang Raya.

The subscriber's email address.