Lompat ke isi utama
Siswa-siswi SLB Autis Harmoni sedang unjuk kreasi di Car Free Day Jalan  Slamet Riyadi Solo

SLB Autis Harmony Solo Subsidi Peserta Didik Kurang Mampu

Solider or. Id, Surakarta-Etty Prasetyastuti , Kepala Sekolah Luar Biasa (SLB) Autis Harmony yang beralamat di Jalan Sungai Sambas Rt 02 Rw 01 Sangkrah Solo menyatakan bahwa dari  55 peserta didiknya, sepuluh di antaranya bersekolah gratis. Sekolah yang berdiri sejak tahun 2005 semula dirintis oleh para orang tua yang mempunyai Anak Berkebutuhan Khusus (ABK).

SLB Autis Harmony menempati sebuah bangunan rumah lama bergaya kuno di tengah perkampungan padat penduduk. Sekolah yang berdiri di atas tanah seluas 300-an meter persegi  sejak 2 tahun lalu menjadi milik sendiri. “Sedikit demi sedikit kami melakukan renovasi bangunan. Dan sebagian yang sudah jadi dua lantai di bagian depan itu adalah bantuan dari pemerintah. Sebagian peserta didik kami secara ekonomi miskin. Kami melakukan subsidi silang dengan menggratiskan  bagi yang benar-benar tidak mampu,” papar Etty

Sistem pendidikan yang berlaku di SLB Autis Harmony saat ini adalah individual dan klasikal. Dengan kapasitas 19 guru terdiri dari guru yayasan dan tidak tetap, tiga di antaranya sudah mendaftar sertifikasi SLB Autis Harmony juga mempergunakan metode Applied Behavior Analysis (ABA). “Awalnya adalah pembelajaran dengan metode ABA kemudian baru akademik,” jelas Ratna Pramudyawati  salah seorang pendidik di SLB Autis Solo, saat ditemui Solider beberapa waktu lalu.

The subscriber's email address.