Lompat ke isi utama
Komtuboy sedang mempromosikan bahasa isyarat.

Masyarakat Boyolali Mulai Minati Pelatihan Bahasa Isyarat Komtuboy

Solider.or.id, Boyolali – Penyelenggaraan pelatihan bahasa isyarat yang digelar Komunitas Tuli Boyolali (Komtuboy) pada Minggu (17/11/2013) mulai diminati. Kegiatan ini digelar di area Car Free Day (CFD) yang berlangsung di sepanjang jalan Pandanaran Boyolali. Hal ini diungkapkan oleh Riza Isnaini, penerjemah bahasa isyarat.

Di Boyolali kegiatan CFD dilaksanakan sebulan dua kali yaitu pada minggu pertama dan minggu ketiga. Komtuboy telah aktif menggelar pelatihan bahasa isyarat sejak beberapa waktu lalu, tetapi masih sepi peminat.  

Menurut Riza Isnaini masyarakat pada umumnya masih merasa aneh oleh keberadaan bahasa isyarat. Boleh jadi mereka belum sepenuhnya paham kebutuhannya untuk apa. Ditambah lagi waktu efektif CFD yang relatif singkat yaitu sekitar satu atau dua jam saja membuat kegiatan ini masih sepi peminat.

Perempuan yang menempuh pendidikan di Pendidikan Luar Biasa (PLB) Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta ini menyatakan biasanya ada sepuluh orang saja yang masuk stand Komtuboy.  Kegiatan minggu lalu cukup banyak orang yang mendatangi penyelenggaraan pelatihan bahasa isyarat ini.

“Banyak anak-anak yang datang, mereka ketawa-ketawa ketika diajari bahasa insyarat. Jadinya banyak orang yang tertarik mendatangi stand teman-teman Komtuboy,” jelas Riza Isnaini.

Dia berharap ke depannya peminat akan bertambah banyak. Menurutnya kendala yang dihadapi oleh Komtuboy saat ini adalah minimnya orang yang menguasai bahasa isyarat. Dia mengaku baru ada dua penerjemah bahasa isyarat yang aktif.

The subscriber's email address.