Lompat ke isi utama
Pertemuan ITMI Boyolali

Difabel Netra Pernah Menjadi Korban Oleh Sesama Difabel

Solider.or.id, Boyolali – Dalam pertemuan Ikatan Tuna Netra Muslim Indonesi (ITMI) pada Minggu (24/11/2013) terungkap permasalahan difabel netra yang menjadi korban iming-iming. Dalam acara yang diselenggarakan di Panti Marhen Jalan Duren No. 10 Boyolali ini dihadiri oleh sekitar 30 anggota,  beberapa dari mereka mengungkapkan kegeramannya.

Salah seorang peserta Supriyanto (45) menyatakan bahwa difabel netra pernah mendapat iming-iming fasilitas dari sesama difabel tapi ternyata tidak pernah terbukti.

“Dulu pas mau pemilihan (umum) kami dijanjikan fasilitas, mengumpulkan KTP tapi setelah pemilihan (umum) kami tidak dapat apa-apa,” jelas pria yang menjabat sebagai ketua Perkumpulan Tunanetra Indonesia (Pertuni) Boyolali ini.

Beberapa peserta juga mengungkapkan hal senada. Mereka pernah diajak untuk bergabung dengan seluruh difabel di Kabupaten Boyolali. Oknum tersebut menjanjikan banyak hal namun pada kenyataannya tidak ada yang terbukti.

Oleh karena itu, mereka kini lebih berhati-hati jika ada pihak lain yang memeinta bekerja sama. Mereka terlebih dulu meminta kejelasan pihak yang mengajak bekerja sama, menanyakan visi dan misi untuk kemudian dibicarakan lebih lanjut dalam forum berbeda.

ITMI Boyolali menyelenggarakan pertemuan secara rutin setiap bulan. Biasanya kegiatan dilakukan di Panti Marhaen ini, tapi kadang pertemuan dilakukan di rumah anggota. Kegiatan pertemuan diisi dengan pengajian dan kegiatan arisan. Supriyanto menuturkan kegiatan ini dimaksudkan untuk membangun rohani bersama, selain itu kegiatan juga untuk meningkatkan kebersamaan.

The subscriber's email address.