Lompat ke isi utama

DAC Meriahkan Jogja Kreatif Festival

Penyandang Disabilitas ikut berpartisipasi dalam perayaan ulang tahun Pemerintah Yogyakarta yang ke 65. Acara yang bernama  Jogja Kreatif Area dengan tema Hospitality, mengundang salah satu komunitas Difabel Deaf Art Community (DAC) untuk menunjukan hasil kreatifitas mereka kepada pengunjung. Hal tersebut mendapat tanggapan dari Haryadi Wali Kota Yogyakarta ketika wawancara langsung dengan Sonora Fm di acara tersebut , sebagai apresiasi Pemerintah Yogyakarta kepada penyandang Difabel yang menurutnya memang harus di perhatikan.

“Bersamaan Dengan Ulang Tahun pemerintah Yogyakarta ini, besar harapan saya dengan diselenggarakannya acara Jogja Kreatif Area, tidak hanya dinikmati masyarakat tertentu saja. Seperti penyandang difabel ini perlu mendapat wadah sebagai ajang kreatifitas, dan juga tentunya masyarkat dapat ikut dalam proses kreatif dalam pengembangan pariwisata berbasis budaya”

Deaf Art Community berdiri pada tahun 2004 di Yogyakarta, komunitas tersebut berfokus pada penyandang tuna rungu. Broto Wijayanto selaku ketua DAC merasa bangga atas kreatifitas anak anak didikannya. Ia mengatakan bahwa merupakan sebuah tanggung jawab baginya untuk mengayomi komunitas tersebut.

“Wah, saya bangga sekali, sudah menajdi tanggung jawab saya untuk mengayomi, mereka sudah seperti anak saya sendiri” tuturnya.

Dilahirkan sebagai penyandang difabel tidak membuat putus semangat, mereka menginginkan hidup normal seperti orang pada umumnya, menjadi orang yang berguna bagi Bangsa, Negara, dan Agama. Broto membekali mereka dengan beberapa keterampilan seperti membuat kaos, pin, mug, gantungan kunci dan lain-lain. Hasil dari kreatifitas mereka di tampung dalam Waroeng Toeli, dan hasil penjualan tersebut di sumbangkan kepada Yayasan Kangker Indonesia. Tak hanya itu Broto juga mengajarkan berpantomim, bermain drama yang biasa mereka tampilkan dalam acara atau even-even tertentu.

“saya juga mengajarkan mereka bagaimana berseni dan berkreatifitas, berpantomim dan banyak lainnya. Kami juga sering tour ke luar kota untuk pentas drama” tambahnya.

Dalam acara tersebut DAC mengajarkan kepada pengunjung menggunakan bahasa isyarat, tak hanya itu, DAC juga membuka kursus belajar bahasa isyarat secara gratis untuk semua masyarakat Yogyakarta yang berminat, yang diadakan setiap hari Senin dan Jumat pukul 16.00 Wib di Jl. Langenarjan Lor No. 16 A. 

The subscriber's email address.