Lompat ke isi utama
Seorang difabel daksa sedang menggunakan kursi roda

Karya Roda Sembada: Bengkel Alternatif Tempat Merawat Kursi Roda

Solider.id, Sleman- Karya Roda Sembada merupakan bengkel kursi roda dengan berbagai layanan inovatif. Selain memberikan layanan perbaikan (service), bengkel ini juga menjadi tempat merawat dan melayani kursi roda inventaris puskesmas, hotel, klinik, apotik, serta mempercantik kursi roda maupun krug. Dalam waktu dekat, bengkel ini akan mengembangkan layanan jual beli kursi roda pernah pakai maupun baru.

Bengkel Karya Roda Sembada, digawangi lima sekawan. Tiga orang difabel dan dua orang non difabel. Mereka  ialah Joko Budi Prayitno (ketua), Doddy Kurniawan Kaliri (wakil ketua), dengan anggota: Sugeng, Iwan, dan Kabul.

“Bagi yang ingin mempercantik kursi roda, maupun krug, silahkan datang di bengkel kami. Dijamin kursi roda maupun krug anda akan menjadi lebih nyaman dan menawan dari sebelumnya,” ujar Doddy Kurniawan kepada Solider, Senin (12/2).

Karya Roda Sembada memiliki bengkel kerja di dua titik di wilayah Sleman. Yakni di daerah Dadapan, Wonokerto, Turi, Sleman. Di mana merupakan rumah tinggal Joko Budi Prayitno, sang Ketua.  Kedua di Mlati Dukuh, RT 11/05 No. 51A, Sendangadi, Mlati, Sleman yang tak lain merupakan rumah tinggal Wakil Ketua yang biasa disapa Doddy.

Dua titik tersebut diharapkan menjadi alternatif bagi difabel pengguna jasa bengkel utamanya yang tinggal di wilayah Sleman, ketika membutuhkan jasa dari Karya Roda Sembada.

Alat mobilitas

Menurut Doddy, kursi roda dan kruk merupakan alat bantu mobilitas bagi difabel yang vital untuk menunjang kegiatan sehari-hari. Kursi roda ibarat kaki bagi difabel daksa. Jika alat bantu ini rusak, kata dia, tentu sangat menghambat aktivitas sehari-hari. Bukan saja akses ekonomi yang terhambat. Namun semua sendi kehidupan seperti kesehatan, pendidikan, budaya, dan tentu saja kegiatan sosial lainnya.

Selama ini tidak banyak bengkel yang dapat memberikan layanan perbaikan, terlebih layanan inovatif seperti salon dan perawatan kursi roda. Untuk itulah Karya Roda Sembada hadir menawarkan solusi bagi difabel yang ingin merawat kursi rodanya maupun krug sesuai kebutuhan.

Hingga saat ini bengkel tersebut telah memperbaiki sebanyak 10 kursi roda. Adapun yang masih dalam daftar tunggu pengerjaan perbaikan masih ada beberapa. Satu buah kursi roda yang telah dipercantik di bengkel tersebut, dan sudah melakukan perawatan dua kursi roda milik klinik dokter Sunarko.

Bagi Doddy perawatan kursi roda adalah mutlak. Maka, bagi pengguna kursi roda, juga harus tahu cara merawat kursi roda agar as roda awet. Edukasi kepada para pelanggan bengkel juga dilakukan lima sekawan tersebut. Edukasi sederhana terkait merawat roda dari rontokan rambut, dan lain sebagainya.

Service Center Jamkesus

Doddy juga menyampaikan, bengkel ini terbentuk atas dukungan Balai Penyelenggara Jaminan Sosial (Bapel Jamkesos) DIY dan UCP Roda Untuk Kemanusiaan (UCPRUK).

Waktu itu, bersama empat tim lain dari Kabupeten Bantul, Kulon Progo, Gunung Kidul dan kota Yogyakarta, yang masing-masing beranggotakan lima orang difabel dan non difabel dididik selama tiga hari pada September 2017 lalu.

Lima tim bengkel disiapkan sebagai mitra kerja Bapel Jamkesos program Jamkesus Disabilitas, yakni layanan perbaikan kursi roda.

“Lima tim bengkel dari kabupaten/kota akan menjadi service center kursi roda dalam layanan Jamkesus Disabilitas. Sembari menunggu terealisirnya MOU, pada Oktober 2017 Karya Roda Sembada sudah memulai membuka bengkel kerja,” pungkas Doddy. [Harta Nining Wijaya]

The subscriber's email address.