Lompat ke isi utama
suasana pertemuan dengan camat Lendah

14 Co-Peneliti Siap Mulai Penelitian di Rintisan Desa Inklusi

Solider.or.id, Yogyakarta - SIGAB bersama dengan 14 orang co-peneliti berkunjung ke Desa Sidorejo di Kecamatan Lendah, Kulonprogo, Yogyakarta pada Selasa, 28 November 2017. Kunjungan ini merupakan kedatangan pertama sekaligus perkenalan tim peneliti dari SIGAB yang berkolaborasi dengan Ekawati Liu, seorang mahasiswa S3 Universitas Deakin Australia.

Dihadiri oleh Bapak Camat Kecamatan Lendah, perwakilan pemerintah desa, kepala Desa Sidorejo, Babinkamtibmas Sidorejo, perwakilan Kelompok Difabel Desa (KDD) Kecamatan Lendah, dan tim peneliti, kegiatan ini berlangsung lancar sejak pukul 09.00-12.00 WIB meskipun dalam keadaan hujan deras.

“Sudah 2 tahun program Rintisan Desa Inklusi (RINDI) berjalan di 6 desa di Kecamatan Lendah ini. Kini kami hendak mengadakan penelitian terkait mata pencaharian difabel di 6 desa RINDI ini guna penguatan kapasitas di KDD dan melihat bagaimana penerimaan masyarakat terhadap difabel”, ungkap Rohmanu mewakili SIGAB.

Sumiran selaku Camat Kecamatan Lendah menyampaikan bahwa penelitian yang akan dilangsungkan di 6 desa RINDI ini diterima baik. “Tolong dipotret apa adanya. Hasil dari penelitian ini nantinya akan menjadi tolak ukur sejauhmana keberhasilan RINDI dan dukungan pemerintah kepada masyarakat yang difabel. Terlebih karena sudah dibentuk KDD bekerjasama dengan SIGAB. Nanti kami akan tindaklanjuti dan memperbaiki kekurangannya”, sambut Sumiran.

Presti, Asisten Peneliti SIGAB  menjelaskan bahwa teknis pengambilan data ini nantinya adalah dengan bertanya langsung kepada informan dan melalui Focus Group Discussion (FGD). “Hasil dari penelitian ini nantinya juga akan dipentaskan melalui pentas rakyat. Apa pun hasil yang didapat nanti akan bisa digunakan untuk advokasi ke pemerintah dengan harapan pemerintah mampu memperbaiki kehidupan difabel di desanya”, pungkas Presti. (Ramadhany Rahmi)

The subscriber's email address.